Edukasi dan Sosialisasi Orangtua Cegah Stunting

Banjarbaru, KP – Pjs Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Vonny Rompas Bernhard E Rondonuwu melakukan sosialisasi dan edukasi kepada orangtua, untuk mencegah stunting pada anak.

Hal tersebut diungkapkannya pada Webinar Parenting, kerjasama Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru dengan HIMPAUDI setempat, yang mengangkat tema “Peningkatan Gizi bagi Ibu dan Balita untuk Pencegahan Stunting”.

Pjs Bunda PAUD, Vonny mengatakan, sampai saat ini, Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Dimana, dampak dari stunting tersebut anak mengalami kondisi gagal tumbuh, gizi buruk, mudah terserang infeksi dan stimulasi psikososialnya tidak memadai.

“Perkembangan selanjutnya seorang anak atau balita yang kurang gizi tentunya akan mengalami hambatan kognitif dan kegagalan pendidikan sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas di masa dewasa,” kata Vonny.

Berita Lainnya
1 dari 424

Kejadian stunting tidak hanya bersifat antar generasi, tetapi bersifat transgenerasi (dari nenek ke cucunya), sehingga diperkirakan dampaknya mempunyai kurun waktu 100 tahun.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mengenai betapa pentingnya perbaikan gizi pada balita, kecukupan gizi sebelum dan selama kehamilan.

“Kemudian bagaimana mendeteksi secara dini terhadap bayi atau ibu hamil yang kekurangan gizi,” jelasnya.

Selain itu, juga pentingnya memberikan air susu ibu (ASI) ekslusif, memberikan makanan pendamping asi sesuai kecukupan gizi anak dan imunisasi secara lengkap kepada anak.

“Kemudian bagaimana cara memberikan treatment terhadap stunting dengan segera dan tepat agar kita dapat meminimalisir resiko yang dihadapi,” tambah Vonny. (dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya