Jelang Akhir Tahun
SKPD Diminta Maksimalkan Serapan Anggaran

Meski hingga akhir Oktober penyerapan anggaran mencapai 70 hingga 80 persen, namun masih ada sejumlah SKPD dalam merealisasikan penyerapan belum mencapai target

BANJARMASIN, KP – Menjelang berakhirnya tahun 2020 anggaran, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin M Isnaeni meminta agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemko Banjarmasin memaksimalkan kinerjanya dengan merealisasikan serapan anggaran secara maksimal.

Harapan itu disampainya melalui KP Kamis (25/11/2020), karena berdasarkan evaluasi dalam masih cukup banyak program yang belum direalisasikan.

” Meski hingga akhir Oktober tahun ini secara umum penyerapan anggaran sudah mencapai 70 hingga 80 persen, namun masih ada sejumlah SKPD dalam merealisasikan penyerapan belum mencapai target,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini kinerja SKPD terlihat tidak maksimal begitu ketika memasuki tiga bulan pertama penggunaan anggaran.

Hal itu terjadi ujarnya. Selain menyusul wabah virus corona (Covid-19) juga lantaran terlambatnya pelaksanaan lelang proyek.“Memasuki tiga bulan ketiga, baru kegiatan baru penyerapan anggaran mulai sedikit dipacu,” katanya.

Berita Lainnya

Lanjutkan Proyek Pelebaran Jalan Mesjid Jami

1 dari 3.539

Ia menilai, selama ini ada kesan menjadi kebiasaan, memasuki akhir tahun, banyak SKPD yang memacu penyerapan anggaran.

Padahal tandasnya di pertengahan tahun SKPD harus menghadapi Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).

Oleh karena itu ia meminta kepada SKPD dapat segera menjalankan program secara merata dan terstruktur. Dengan begitu kata Isnaeni, program yang diajukanpun diharapkan sesuai planing dan terealisasi sesuai jaduwal.

Dikemukakannya, jika program dilaksanakan secara terstruktur dan terjadwal tentunya penyerapan anggaran bisa terealisasikan. “Jangan malah hanya dipacu begitu mendekati akhir tahun, maka hasilnya tidak maksimal,” ujarnya, ketua komisi membidangi masalah pembangunan dari Fraksi Partai Gerindra ini.

Lebih jauh Isnaini menegaskan, jika SKPD lambat merealisasikan kinerja tentunya akan berimbas pada kegiatan yang telah direncanakan dan upaya meningkatkan program pembangunan kota ini.

Apalagi jika kegiatan itu berupa proyek fisik, seperti pembangunan jalan, jembatan, perbaikan sekolah dan fasilitas kesehatan dan pembangunan infrastruktur lainnya untuk kepentingan masyarakat, tandas Isnaeni. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya