Shoto Kai Kalsel hadir

Banjarmasin, KP – Meski dalam percaturan karate di Indonesia termasuk perguruan karate yang relatif masih muda, namun perguruan Shoto Kai telah banyak memberikan kontribusi positif, baik dalam pembinaan prestasi para atletnya maupun sumber daya manusia di bidang kepelatihan dan perwasitannya.

Kini Shoto Kai yang bermarkas di Surabaya ini, telah sukses mengembangkan sayapnya di seluruh tanah air, tak terkecuali di Kalimantan Selatan. Di Bumi Antasari ini Shoto Kai menjadi salah satu perguruan yang memiliki segudang prestasi yang cukup membanggakan.

Sensei Ratna mengatakan perguruan ini berawal dari prakarsa beberapa Karateka senior Banua, seperti shihan Marudut Tampubolon, Sensei Hidayaturahman, Sensei Ratna Yustika Rini, Senpai Ahmad Zaki dan beberapa karateka senior lainnya.

Menurut dia bahwa prakarsa berdirinya Shoto-Kai di Kalsel berawal dari rapat kecil, yang dilaksanakan di rumah salah satu senior karate Kalsel yang dihadiri hanya lima orang.

“Saat itu kami bersepakat untuk membentuk Shoto Kai Kalsel dan mendaulat Shihan Marudut sebagai Ketua Umum,” cerita Sensei Ratna.

Kemudian oleh Senpai Ahmad Zaki, dalam waktu sekitar 3 bulan dibawah arahan Soke Frans Fernando, yang saat itu beliau menjabat sebagai Ketua Umum PB Shoto Kai mempersiapkan semua persyaratan administrasinya.

“Memang boleh dikatakan serba cepat, seperti mission impossible saja. Di saat itu saya diminta oleh Shihan Marudut, dan mengikuti arahan dari Soke Frans untuk mempersiapkan susunan kepengurusan. Meski dalam waktu singkat alhamdulillah semua bisa diselesaikan dengan baik,” ungkapnya.

Kemudian pada 9 November 2019, melalui Surat Keputusan Pengurus Besar SHOTO-KAI Nomor : 08/XI/PB SHOTO-KAI/2019 tertanggal 8 November 2019, Pengurus SHOTO-KAI Kalimantan Selatan sukses dilantik berbarengan dengan pelaksanaan Gashuku dan Ujian Kenaikan tingkat serta Ujian DAN Shoto-Kai yang dilaksanakan di aula KODIM 1022/Tanah Bumbu.

Pelantikan dihadiri oleh jajaran Pengurus Besar Shoto Kai yang dikomandani langsung oleh Soke Frans Fernando sendiri, wasekjen PB Shoto Kai Sensei Awan Indrawan, jajaran Dewan Guru Shoto Kai dan juga dihadiri oleh Pelatih asal Japan Karate Association (JKA) dari Jepang, Koki Kawakami Shihan.

Dalam pelantikan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Pemkab Tanah Bumbu, FORKI Kalsel dan FORKI Tanah Bumbu. Di kesempatan yang sama saat itu, Shihan Marudut selaku Ketua Umum menegaskan bahwa tonggak sejarah kemajuan karate Kalsel khususnya Shoto Kai akan dimulai di Tanah Bumbu.

Dalam perkembangannya selama di usia yang relatif muda hanya satu tahun, Shoto Kai Kalsel mulai menunjukkan taringnya sebagai perguruan yang diperhitungkan di kancah perkaratean di Kalimantan Selatan.

Pesan dari Shihan Marudut, kata Ratna pondasi keorganisasian Shoto Kai mulai dari tingkat Pengurus Besar hingga ke daerah cukup jelas dan tegas penataan kelembagaan dan keorganisasian di Shoto Kai, harus mengacu kepada AD ART organisasi serta menguatkan pondasi organisasi mulai dari provinsi hingga ke ranting dan dojo.

Dalam pembinaan prestasi, Shoto Kai telah mampu menunjukkan kemampuannya sebagai perguruan dengan mampu mencetak atlet – atlet berprestasi yang nantinya akan di kirim untuk mempertajam kemampuannya ke Hombu Dojo Shoto Kai di Kupang.

Berita Lainnya
1 dari 376

“Kami juga akan mengirim atlet – atlet kami untuk berlatih di Jepang,” tegas karateka DAN V Shotokan ini.

Prestasi – prestasi membanggakan Shoto Kai Kalsel juga mengejutkan banyak pihak. Di awal – awal berdirinya mampu menjawab tantangan dengan ikut serta untuk pertama kalinya dalam Kejurnas Shoto Kai yang dihelat di Surabaya di awal Januari 2020 lalu.

“Dengan berhasil mendapatkan 1 emas dan 1 perak dari kelas kata dan kumite,” ucap dia.

Tak hanya berhenti disitu, disaat pandemi Covid 19 melanda dunia, Shoto Kai Kalsel juga sukses melaksanakan beberapa pertandingan yang dilaksanakan secara online, seperti Bina Satria Virtual Kata Premiere League, yang dilaksanakan pada bulan Juni hingga Juli 2020 yang menobatkan Shoto Kai Banjarbaru sebagai Juara Umum.

Kemudian Kejuaraan Nasional Open dengan Tajuk Shoto Kai Open Virtual Karate Championship pada bulan September 2020 lalu, yang kembali mendaulat Shoto Kai Banjarbaru sebagai Juara Umum, serta keikutsertaan beberapa atlet Shoto Kai pada event – event nasional yang lain di Indonesia.

Ketua Harian SHOTO-KAI Kalsel Sensei Hidayaturahman menambahkan, momen yang berkesan serta merupakan salah satu prestasi terbaik karateka Shoto Kai Kalsel adalah pada saat mengikuti kejuaraan internasional yang ada di Filipina dan Brazil baru – baru ini.

Bisa dikatakan, prestasi ini merupakan kado istimewa di ulang tahun Shoto Kai Kalsel yang 9 November 2020 tadi genap berusia satu tahun.

Prestasi ini diukir oleh atlet – atlet Shoto Kai Kalsel dengan mempersembahkan medali emas dan perak. Di ajang International Online Karate Friendship Games 2020 di Filipina, atlet – atlet Shoto Kai Kalsel yang bergabung dalam Tim Garuda Senayan Indonesia sukses membawa 2 medali emas dan 3 perak serta ikut mengantarkan Indonesia menjadi Juara Umum II dibawah tuan rumah Filipina.

Beberapa hari kemudian kembali atlet – atlet Shoto Kai Kalsel menjadi jawara dengan sukses menyumbang 2 medali emas dan satu gelar runner up Best of the Best pada ajang World Karate Championship Online 2020 yang dilaksanakan di Brazil.

Hasil itu juga sekaligus mengantarkan Indonesia menjadi Juara Umum II pada event yang diikuti lebih dari 2000 atlet dan 37 Negara tersebut.

“Ini merupakan sejarah tersendiri, dan kami patut bersyukur dengan raihan prestasi yang luar biasa ini, semoga terus berlanjut di masa yang akan datang,” pungkas Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarbaru ini.

Saat ini, perguruan yang bermarkas di Jalan Trikora Kompleks Galuh Marindu 2 Blok G-31 RT. 033 RW. 007 Kelurahan Sungai Besar Kecamatan Banjarbaru Selatan, Banjarbaru ini, memiliki lima Pengurus Kabupaten dan Kota yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Sekretaris Umum Pengprov Shoto Kai Kalsel Senpai Ahmad Zaki, lima Pengurus Kabupaten dan Kota ini telah melalui proses keorganisasian yang ketat dan sesuai prosedur yang ada di AD ART organisasi.

Kelima pengurus Kabupaten Kota itu berada di Amuntai, Tanah Bumbu, Kotabaru, Banjarmasin, dan Banjarbaru. Semoga ke depan akan semakin berkembang sehingga Shoto Kai bisa mencapai ke seluruh Kabupaten dan Kota di Kalimantan Selatan, pungkas Senpai Ahmad Zaki. (nets/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya