Warga Sungai Andai Kecewa Lagi Pembangunan Puskesmas Batal Masuk KUA/PPAS

Pertimbangan ditundanya pembangunan Puskesmas ditunda dikarenakan masih ada perencanaan pembangunan infrastruktur yang lebih mendesak, sementara anggaran tersedia terbatas

BANJARMASIN, KP – Alasan belum adanya Desain Engenering Development (DED) dan terbatasnya anggaran, rencana pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara lagi-lagi bakal gagal direalisasikan tahun depan.

Padahal rencana pembangunan fasilitas kesehatan itu, sebelumnya sudah masuk dalam Kebijakan Umum dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) APBD tahun anggaran 2021.

Belakangan dari informasi diterima, sebelum KUA/PPAS sebagai tahapan penyusunan RAPBD tahun berikutnya itu disepakati, rencana alokasi anggaran pembangunan Puskemas Sungai Andai ditunda alias dicoret.

Anggota Badan Anggaran DPRD ketika dikonfirmasi { KP} Selasa (17/11/2020) ,kemarin, tidak menbantah terkait dibatalkannya rencana pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai tersebut.

Namun saat ditanya alasannya, sejumlah anggota Badan Anggaran DPRD Banjarmasin terkesan saling lempar.

M Isnaeni anggota dewan dari dapil Kecamtan Banjarmasin Utara mengemukakan alasannya, karena belum ada DED .

“Pertimbangan lainnya karena masih ada perencanaan pembangunan infrastruktur lain lebih mendesak, sementara anggaran tersedia terbatas,” ujar anggota Badan Anggaran ini.

Sementara anggota Badan Anggaran lainnya Sukhrowardi, Bambang Yanto Permono dan Taufik Husin mengaku tidak bisa berbuat banyak.

Berita Lainnya
1 dari 1.792

” Atas berbagai pertimbangan rencana pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai belakangan tidak dimasukkan dalam KUA/PPAS 2021,” ujar ketiga anggota Badan Anggaran yang juga dari dapil Kecamatan Banjarmasin Utara ini.

Tidak dimasukkan rencana pembangunan pasilitas kesehatan ini tak pelak disesalkan warga Sungai Andai karena dinilai tidak konsisten dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat

” Padahal kami warga Sungai Andai sangat berharap di 2021 nanti Puskesmas Induk bisa dibangun di wiilayah kami setelah hampir empat tahun iini terus tertunda kata Ketua RW III Kelurahan Sungai Andai. Yusni.

Yusni menyebutkan setidaknya anggota dewan dapil Banjarmasin Utara berjumlah delapan orang. Lima diantaranya masuk dalam Badan Anggaran (Banggar). Namun nyatanya, tidak satu pun yang “ngotot” Puskesmas Sungai Andai di bangun.

“Ini yang membuat kami sangat kecewa dengan mereka. Ada delapan orang yang menjadi perwakilan masyarakat dari Banjarmasin Utara lima diantaranya anggota Banggar. Kok, tidak ada satupun dari mereka mengakomodir keinginan warga Sungai Andai,” sesalnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Matnor Ali mengaku belum mengetahui persis alasan tidak dimasukkanya rencana pembangunan Puskesmas Sungai Andai dalam KUA/PPAS 2021.

Matnor menjelaskan. sewaktu KUA/PPAS dibahas antara badan anggaran dewan dengan TPAD Pemko, dirinya tidak ikut karena meski menjabat Ketua Komisi IV, namun tidak masuk dalam anggota badan anggaran.

“Saya baru mengetahuinya setelah resmi menjabat Wakil Ketua DPRD menggatikan Hj Ananda, dan sebagai unsur pimpinan dewan saya tentunya harus ikut terlibat membahas RAPBD,” ujarnya.

Matnor Ali menjelaskan, sewaktu menjabat Ketua Komisi IV ia sudah meminta kepada anggota komisi yang duduk di badan anggaran dewan untuk mengawal perencnaan pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai saat pembahasan KUA/PPAS APBD 2021.

Matnor Ali tidak mau berspekulasi siapa yang mencoret anggaran tersebut, apakah Badan Anggaran Dewan ataupun TPAD Pemko dengan berbagai alasan tertentu dan dialihkan ke pembangunan yang lebih prioritas. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya