DPRD Tapin Setujui RAPBD TA 2021 Menjadi Perda

Rantau, KP – Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021 disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tapin untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda). 

Lima Fraksi DPRD Tapin menyampaikan pendapat akhirnya yaitu Fraksi Partai Golkar Rajudin Noor, Fraksi PKB H Ikhwanudin Husin, Fraksi Demokrat Nasem Robi Apriandie, Fraksi Gamkasira Zainal Helmi Noor, Fraksi PDIP Wahyu Nugroho Ranoropada rapat paripurna DPRD Tapin, yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Tapin, belum lama tadi.

Rapat paripurna di Pimpin Ketua DPRD Tapin H Yamani didampingi Wakil Ketua Midpay Syahbani dan H Sulaiman Noor.

Hadir dalamacaratersebut, Bupati Tapin HM Arifin Arpan dan Sekda Tapin Masyraniansyah serta Pejabat Pemkab Tapin.

RAPBD Tahun Anggaran 2021 di putuskan bahwa pendapatan daerah Rp982.674.369.778.0, Belanja Daerah Rp1.416.373.577.971.00 (difesit/Surflus) Rp433.699.208.193.00.

Berita Lainnya
1 dari 247

Selanjutnya, penerimaan pembiyaan Rp435.199.208.193.00, penerimaan pembayaran Rp1.500.000.000.00 pembiyaan netto Rp433.699.208.193.00. Sisa lebih pembiyaan anggaran tahun berkenan Rp0.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota dewan terhormat telah menyetujui RAPBD Tahun Anggaran 2021 untuk dijadikan peraturan daerah.

APBD Tahun 2021 sudah di tetapkan danmengajak untuk semuakalanganuntuksama-sama mengawal, menjaga dengan baik dalam penggunaan, pelaporan, dan pertangungjawabannya.

“Mari anggaran ini kita jaga dan gunakan dengan sebaik-baiknya untuk pembangunan kabupaten tapinlebih maju kedepan, Sehingga nantinya anggaran benar-benar dapat bermanfaat bagi masyarakat kita,” ajak Bupati.

Usai penyampaian pendapat akhir fraksi dilakukan penandatangan bersama antara Bupati Tapin dan Tiga Pimpinan DPRD Tapin. (ari/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya