Polsek Utara Sita 1,3 Kg Shabu

setelah dilakukan penggeledahan ditemukan narkoba jenis shabu sebanyak 13 paket besar dengan berat total 1,3 Kg

BANJARMASIN, KP – Jajaran Polsekta Banjarmasin Utara berhasil mengagalkan peredaran narkoba jenis shabu seberat 1,3 Kg.

Barang bukti narkoba terbagi dalam 13 paket siap edar. Dan disita dari tangan Ardiansyah (33), warga Jalan Manduhara No.50 rt.05 Kereng Bangkirai, Sabangau Palangkaraya, Rabu (9/12/2020) sekitar pukul 23.00 WITA.

Tertangkapnya Ardiansyah oleh petugas Buser di bawah kendali Kapolsekta Banjarmasin Utara AKP Gita Suhandi Achmadi di depan Rumah Sakit Ansari Saleh, Jalan Brigjend H. Hasan Basri Banjarmasin Utara.

Menurut Kapolsekta Banjarmasin Utara AKP Gita Suhandi Achmadi melalui Kanit Reskrim Ipda Hendra Ginting, pihaknya saat itu sedang melaksanakan giat patroli monitoring pendistribusian kotak suara dari kelurahan ke kecamatan.

Lalu mendapatkan informasi akan terjadi transaksi narkotika jenis shabu-shabu dalam jumlah besar

“Setelah dilakukan penyelidikan kita berhasil mengamankan sebuah mobil Toyota yang dikemudikan pelaku dan dilakukan penggeledahan,” jelas kanit kepada awak media, Jumat (11/12/2020) sore.

Berita Lainnya

Sopir Bawa Sajam dan Pria Mabuk Diamankan

Belasan Remaja Kedapatan Konsumsi Miras

1 dari 1.336

Dikatakan Hendra Ginting, setelah dilakukan penggeledahan ditemukan narkoba jenis shabu sebanyak 13 paket besar dengan berat total 1,3 Kg.

“Shabu terbungkus dalam plastik warna hijau dan rencanakan di bawa ke wilayah Palangkaraya,” ujarnya.

Dalam hal ini, Kanit mengungkapkan untuk status pelaku Ardiansyah sebagai kurir.

“Dari pengakuan pelaku, sudah mendapat tugas kedua kalinya mengambil shabu untuk di bawa ke Palangkaraya,” kata Ginting.

Di mana, dari tugas pertama untuk mengambil sabu mendapat upah sebesar Rp7 juta dengan shabu seberat 3 ons.

Sementara, untuk tugas kedua, pelaku membawa 1,3 Kg shabu dijanjikan upah yang lumayan besar. Apabila berhasil membawa shabu sampai ke tujuan, terlebih pelaku tergiur mendapatkan pembayaran awal Rp7 juta.

“Jika terbukti bersalah pelaku akan dikenakan pasal 114 ayat (2) Jo 112 ayat (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tambahnya. (yul/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya