Angkat Tema Sosialisasi Penyelamayan Arsip Pemilu, Dispersip kalsel Peru Dicontoh

Banjarmasin,KP – Srikandi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan (Kalsel) kini kembali beraksi dalam Webinarnya dan kali ini tema yang diangkat mengenai ‘Sosialisasi Penyelamayan Arsip Pemilu’ Kamis 14/1/2021 kemarina.

Rudi Anton, SH., MH Direktur Akuisisi Arsip Nasional Republik Indonesia mengatakan, acara tersebut sangat luar biasa dimana mamfaatnnya sangat bagus

“Ketika bicara arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi dan informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi atau perorangan dalam hidup bermasyarakat, agar diketahui regenerasi anak cucu kita” katanya yang juga sebagai nara sumber acara webinar tersebut.

Sementara Koordinator Akuisisi Arsip I Arsin Nasional Republik Indonesia Drs Tato Pujiarto mengatakan, kegiatan webinar tersebut perlu dicontoh oleh perpustakaan lain yang tidak hanya di Kalsel saja akan tetapi daeah-daerah lain di Indonesia.

Berita Lainnya
1 dari 3.239

Secara umum arsip memiliki fungsi untuk penunjang aktivitas administrasi, alat pengambil keputusan, bukti pertanggungjawaban, sumber informasi, dan wahana komunikasi. Selain itu memiliki fungsi primer dan sekunder.

Fungsi primer adalah nilai guna arsip yang didasarkan pada kepentingan pencipta arsip tersebut sebagai penunjang saat tugas sedang berlangsung maupun setelah kegiatan selesai, baik itu oleh lembaga/instansi pemerintah, swasta, maupun perorangan. Nilai guna pada arsip primer meliputi administrasi, hukum, keuangan, ilmiah maupun teknologi.

Fungsi sekunder adalah nilai guna arsip yang didasarkan pada kegunaan bukan untuk pencipta arsip melainkan bagi kepentingan lembaga/instansi pemerintah, swasta, perorangan dan juga kepentingan umum lain sebagai bahan bukti dan bahan pertanggungjawaban. Nilai guna skunder meliputi nilai guna pembuktian dan penginformasian.

“Kearsipan adalah catatan sejarah yang harus dilakukan untuk bisa sebagai data dan reperensi,” katanya.

Sementara Kadis Dispersip Hj Nueliani Dardie mengatakan webinar yan dilakukan tersebut semoga dapat menambah wawasan untuk kita semua.

“Jangan lupa terus jaga jarak dan patuhi protokol kesehatan,” katanya. (fin/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya