Belasan Perusahaan Sepakat Perbaiki Poros Jalan Penghubung

Muara Teweh, KP – Setelah rapat musyawarah antara pihak desa dan 13 perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Lahei dan Lahei Barat akhirnya bersedia memperbaiki Jalan Lintas penghubung dua kecamatan Lahei Barat dan Lahei.

Adapun titik parah yang ditangani adalah jalan di Desa Luwe Hilir. Sepanjang sekitar 700 meter yang nantinya akan ditangani.

Dalam kesimpulan rapat Senin (11/1) diaula Desa Luwe Hilir, semua perusahaan perkayuan, pertambangan dan Migas itu sepakat memperbaiki jalan. Rapat tersebut dipimpin langsung Kadis PUPR Barut M Iman Tofik yang dihadiri juga Camat Lahei Barat, Camat Lahei dan dua Kades Luwe Hilir serta Kades Luwe Hulu serta perwakilan dari 13 perusahaan.

“Semua sudah sepakat hari ini bersama-sama memperbaiki jalan yang rusak. Dalam catatan kami ada 13 perwakilan perusahaan yang nantinya terlibat menangani kerusakan jalan,” kata Kadis PUPR M Iman Tofik, usai memimpin rapat.

Pelaksanaan pekerjaan, lanjut Iman Tofik diserahkan ke pihak perusahaan. Dinas PUPR hanya membuat perhitungan biaya, dan pihak kecamatan dan pemerintah desa melakukan pengawasan.

Berita Lainnya
1 dari 155

“Sangat bagus kesepakatan hari ini. Intinya desa dan pihak perusahan sama-sama membutuhkan jalan itu baik. Karena akses jalan itu satu-satunya untuk jalan operasional mereka. Selaku kordinator tadi kita tunjuk Bapak Rizal dari PT Pada Idi,” ungkapnya.

Ditempat sama, Kordinator penanganan perbaikan Jalan, Rizal menambahkan, besok alat sudah diturunkan. Beberapa perusahaan sudah rembuk, ada yang menurunkan alat berat, ada yang sumbang material dan lainnya.

“Intinya kita berkeinginan jalan ini baik dan pekerjaannya dilakukan permanen. Kita kupas dulu, lakukan penimbunan hingga tahapan akhir di Cor Beton Rigit sehingga tak ada lagi kendala,” timpalnya.

Sementara itu Kades Luwe Hilir Sapriansyah mengaku berterima kasih, rapat ini membuahkan hasil kesepakatan yang baik, karena dua rapat sebelumnya belum terealisasi baik.

“Harapan kami tak muluk-muluk, jalan bisa baik aktifitas warga dan juga pihak perusahaan sama-sama lancar,” katanya.

Sekedar diketahui Jalan lintas penghubung dua Kecamatan Lahei Barat dan Lahei mengalami kerusakan parah. Kondisi nya bak kubangan lumpur. Ada sepanjang 200 meter yang mengalami rusak hingga sulit dilewati. Warga Desa Luwe Hilir sempat melarang aktifitas mobil perusahaan melintasi jalan alternatif di desa. (asa/K-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya