Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Matangkan Pengembangan Kawasan Heritage Sultan Suriansyah

×

Pemko Banjarmasin Matangkan Pengembangan Kawasan Heritage Sultan Suriansyah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260618 WA0057
BALAI KOTA - Pemko Banjarmasin mempersiapkan rencana pengembangan Kawasan Sultan Suriansyah sebagai kawasan budaya dan cagar heritage. (Kalimantanpost.com/nugie).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mempersiapkan rencana pengembangan Kawasan Sultan Suriansyah sebagai kawasan budaya dan cagar heritage yang lebih terpadu.

Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat nilai sejarah, budaya, dan religi yang dimiliki kawasan bersejarah tersebut sekaligus meningkatkan daya tariknya sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Seribu Sungai.

Kalimantan Post

Pembahasan mengenai pengembangan kawasan kembali dilakukan dalam rapat lintas sektor yang melibatkan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dalam pertemuan tersebut, muncul sejumlah masukan terkait konsep pengembangan yang dinilai perlu diperluas agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat maupun sektor pariwisata.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil menjelaskan, usulan awal yang diajukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berfokus pada penataan kawasan makam Sultan Suriansyah sebagai kawasan budaya. Namun dalam perkembangannya, pemerintah daerah menilai perlu adanya pendekatan yang lebih menyeluruh.

Menurutnya, kawasan yang akan dikembangkan nantinya tidak hanya mencakup area makam, tetapi juga diperluas hingga ke kawasan Masjid Sultan Suriansyah. Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh situs bersejarah yang memiliki keterkaitan erat dapat ditata dalam satu konsep yang utuh dan saling terintegrasi.

“Cakupan kawasan tidak hanya makam, tetapi juga sampai ke Masjid Sultan Suriansyah,” ujar Ibnu.

Perluasan cakupan kawasan tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas Sultan Suriansyah sebagai salah satu pusat sejarah perkembangan Islam dan kebudayaan Banjar.

Dengan konsep yang lebih komprehensif, kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ziarah, tetapi juga menjadi ruang edukasi sejarah dan budaya bagi masyarakat maupun wisatawan.

Sabil menambahkan, proses penyusunan dokumen perencanaan dan desain kawasan saat ini masih terus dilakukan melalui koordinasi intensif antarorganisasi perangkat daerah. Mengingat cakupan proyek yang semakin luas, diperlukan sinkronisasi berbagai aspek agar usulan yang diajukan benar-benar matang dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca Juga :  ULM Gelar Seminar Nasional Anti ODOL 2027

“Hasilnya nanti akan kita ekspose kembali kepada pimpinan untuk mendapatkan arahan dan langkah tindak lanjut yang tepat,” jelasnya.

Melalui pengembangan tersebut, Pemko Banjarmasin berharap Kawasan Sultan Suriansyah dapat tumbuh menjadi kawasan heritage terpadu yang tetap menjaga nilai sejarah dan religiusitasnya, sekaligus menjadi magnet wisata yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah. (nug/KPO-4)

Iklan
Iklan