Tapin Bakal Miliki Kawasan Agro Politan Dan Agro Industri Pertanian

Rantau, KP- Dalam rangka memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan, Pemerintah.Kabupaten Tapin siapkan sebuah kawasan Agro Politan Dan Agro Industri.

Hal ini terungkap pada Ekspos Pertanian Kabupaten Tapin oleh Bupati Tapin HM Arifin Arpan bertempat Kantor Bappelitang Tapin. Belum lama tadi.

Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Wagimin, Kepala Dinas ketahanan pangan Bastian, Kepala Dinas Perdagangan Harliansyah, Kepala Dinas Perindustrian Rosaria Sari dan Kepala Dinas Perijinan Tepadu Reza Ramadie dan Investor H Rehan Vareza.

Bupati memaparkan bahwaKabupaten Tapin memiliki beberapa unggulan di sektor pertanian dan sudah menasional bahkan internsional, oleh karenanya perlu di ciptakan sebuah kawasan agar pertanian berkembang dan berkelanjutan.

Kawasan Agro Politan pengembangan sebuah kawasan daerah melalui optimalisasi sumber daya pertanian, kemudian Agro Industri memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Sehingga keduanya di kembangkan, petani dapat diberdayakan dan produksi pertanian berkembang, “jelasnya.

Ditambahkannya pula bahwa di Kabupaten Tapin terdapat kawasan pertanian lahan basah seluas 64.098 hektar, kawasan lahan kering 8.281 hektare kawasan tanaman pangan yang ditetapkan sebagai lahan pertanian pangan berkelanjutan, kawasan hortikultura, perkebunan dan peternakan.

Berita Lainnya
1 dari 215

“Kabupaten Tapin memiliki lahan pertanian yang luas dan siap untuk dikembangkan,” ujarnya.

Unggulan pertanian di Kabupaten Tapin yaitu, Tanaman pangan berupa tanaman padi dan Jagung, bidang Hortikultura tanaman cabai rawit hiyung dan bawang merah.

Jadi berinvestasi di sektor pertanian, komoditas perkebunan, hortikultura, dan peternakan di Tapin cukup menjanjikan menjadi sebuah kawasan Agropolitan dan Agroindustri.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Tapin Wagimin menambahkan produksi padi,jagung, cabai rawit, dan bawang merah periode 2015-2020 di Tapin terus mengalami kenaikan yaitu untuk Padi pada tahun 2015 301.122 Ton dan pada tahun 2020 sebesar 446.269 Ton.

Sedangkan komuditas Jagung pada tahun 2015 sebanyak 2.878 Ton dan pada tahun 2020 sebanyak 4.664 Ton.

Selanjutnya komuditas cabai rawit pada tahun 2015 209 Ton pada tahun 2020 alami kenaikan hampir 20 kali lipat yaitu 3.459 Ton, dan Bawang merah pada tahun 2015 hanya 75 Ton pada tahun 2017 sebanyak 989 Ton.

Dari data tersebut sektor pertanian di Kab Tapin bisa dijadikan sebuah kawasan Agro Politan dan Agro Industri. (ari/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya