Ayah Bejat Diduga Cabuli Dua Putrinya

tidak saja dilakukan terhadap satu putri kandungnya akan tetapi putri keduanya.

BANJARMASIN, KP – Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan AS terhadap putri kandung terus menjadi atensi pihak kepolisian.

Dalam hal ini, petugas Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti serta hasil visum.

Namun parahnya lagi, kasus dugaan pencabulan terhadap anak kandung ini ini tidak saja dilakukan terhadap satu putri kandungnya akan tetapi putri keduanya.

Saat dinkonfirmasikan Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Alfian Tri Permadi mengatakan, untuk sementara korban satu orang.

“Sementara korban satu orang, cuma ada informasi ke kami, adik dari korban juga diduga dilakukan pencabulan oleh ayahnya, terkait hal tersebut nanti, penyelidikan akan berkembang ke arah situ,” jelas Kasat kepada awak media, Jumat (5/2/2021) sore.

Dalam hal ini, Alfian mengungkapkan pelaku AS diduga mencabuli anaknya dari dua tahun yang lalu.

“Anaknya ini diduga menjadi korban cabul ayahnya sejak duduk di bangku kelas 6 hingga kelas dua SMP,” bebernya.

Berita Lainnya

IRT Diamankan saat Hendak Transaksi

1 dari 1.166

Dikatakan Kasat, pihaknya masih menyelusuri status AS apakah masih tercatat sebagai ASN Sei Jingah Banjarmasin

“Dari informasi yang masuk ke kami, yang bersangkutan merupakan pegawai di sei jingah,” ujarnya.

Terkait dugaan kasus pencabulan ini, jika terbukti bersalah akan dijerat dengan pasal 81 ayat 3 uu no 35 tahun 2014 perlindunngan perempuan dan anak.

Diberitakan sebelumnya, AS merenggut putrinya berusia 13 tahun hingga hamil.

Atas perbuatanya, oleh warga sekitar tempat tinggal korban di kawasan Jalan Jahri Saleh Banjarmasin langsung melaporkan kejadian tersebut Ke Polresta Banjarmasin.

Menindak lanjuti laporan tersebut, petugas langsung bergerak dan mengamankan diduga pelaku di rumahnya.

Warga yang geram atas kelakuan terduga pelaku langsung berusaha menghakiminya meski telah diamankan petugas kepolisian. Tak ayal bogem mentah warga beberapa kali sempat mendarat ke bagian tubuh terduga pelaku, bahkan beberapa diantaranya sempat mengenai petugas.

Guna menghindari amuk massa yang lebih besar, polisi langsung membawa pelaku ke Mapolresta Banjarmasin untuk dilakukan pemeriksaan. (yul/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya