Banjarmasin Minim Miliki Peralatan Penanganan Banjir

Banjarmasin KP – Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Norlatifah mengatakan, Banjarmasin sangat minim memiiki alat penanganan banjir.

“Seperti perahu karet untuk evakuasi dan peralatan lainnya yang dibutuhkan untuk memberikan pertolongan kepada warga yang lingkungan tempat tinggal mereka terjebak banjir,” kata Norlatifah.

Menurut Norlatifah hal itu terungkap saat komisi IV DPRD Kota Banjarmasin menggelar rapat kerja dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, belum lama ini.

Kepada {KP} Rabu (24/2/2021) ia mengakui, jika musibah banjir cukup parah selama hampir sepekan pertengahan Januari lalu sama sekali belum pernah dialami Kota Banjarmasin.

Sehingga dengan kejadian itu katanya, Pemko Banjarmasin tidak siap terutama dari segi peralatan yang dimiliki ketika melakukan penanganan saat musibah banjir terjadi.

” Menyadari hal demikian, tentunya kedepan Pemko Banjarmasin perlu memikirkan penyediaan peralatan untuk keperluan penanganan banjir ini,” ujarnya.

Berita Lainnya
1 dari 2.648

Termasuk lanjutnya, dibutuhkan pelatihan atau pemberian pelatihan kepada para personil BPBD dalam hal memberikan pertolongan kepada warga saat banjir terjadi.

” Meski kita berdoa agar musibah itu sampai terjadi lagi, baik dialami Kota Banjarmasin maupun daerah lainnya di Kalsel,” kata ketua komisi dari Fraksi Partai Golkar ini.

Lebih jauh dikemukakan, hampir semua peralatan yang dipunya BPBD saat banjir merupakan bantuan pemerintah pusat dan itupun dirasa belum memadai.

“Jadi sebelum-sebelumnya tidak memiliki peralatan sendiri, seperti perahu karet. Bahkan mobil operasional yang dimiliki BPBD sedang mengalami kerusakan, ” ujar Norlatifah yang akrap disapa Lala ini.

Diakuinya, ketersediaan anggaran BPBD Kota Banjarmasin sangatlah terbatas hanya berkisar Rp 900 juta, dan itupun itupun termasuk honor para petugas.

Sebagaimana diketahui, Kota Banjarmasin dilanda banjir besar pada 14 Januari 2021 hampir lebih selama sepekan. Atas musibah itu Pemko Banjarmasin kemudian menetapkan status tanggap darurat bencana banjir. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya