Gerakan Revolusi Hijau, Dishut Gandeng Generasi Muda

Berita Lainnya
1 dari 427

Batulicin, KP – Dinas Kehutanan Kalsel melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kusan, Kabupaten Tanah Bumbu menggandengn generasi muda untuk turut serta dalam melakukan penanaman pohon.
“Konsistensi dalam gerakan Revolusi Hijau ini patut diapresiasi,” kata anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi usai meninjau bibit kayu ulin, Rabu (17/2/2021).
Menurut Yani Helmi, generasi muda perlu dilibatkan dalam gerakan Revolusi Hijau agar bisa menambah wawasan serta menumbuhkembangkan kecintaan terhadap lingkungan.
“Generasi muda saat ini akan menjadi pemimpin di masa akan datang. Jadi pengenalan terhadap kelestarian hutan harus ditumbuhkan agar bermanfaat di masa akan datang,” ungkap politisi Partai Golkar.
Terlebih, manfaat Revolusi Hijau yang digagas Pemprov Kalsel ini, mempunyai dampak jangka panjang, yang mana bisa dinikmati nanti untuk anak cucu mendatang.
“Tagline Revolusi Hijau kan, menanam menanam dan menanam untuk anak cucu kita,” jelas Paman Yani, panggilan akrab Yani Helmi.
Apalagi penanaman bibit ulin ini sebagai bentuk pelestarian lingkungan, terutama jenis ulin yang kini sudah langka, akibat ditebang untuk dijadikan bahan bangunan rumah.
Sementara Kepala seksi pemanfaatan hutan KPH Kusan, Dinas Kehutanan Kalsel, Mustamin menyampaikan, bibit ulin yang ditanam berjumlah 100 batang, yang ditanam di areal bumi perkemahan di Kecamatan Angsana.
“Bibit sudah meluncur sejak Selasa kemarin,” kata Mustamin.
Salah satu alasan diajaknya gerakan Pramuka untuk melakukan penanaman dijelaskan Mustamin, untuk memberdayakan generasi muda dalam gerakan revolusi hijau.
“Salah satu tujuannya pemberdayaan generasi muda itu,” tegasnya. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya