Murenbang, Tidak Hasilkan Janji Tapi Realisasi

Tanjung, KP – Untuk melaksanakan pembangunan yang terukur, dapat direncanakan dengan matang, diperlukan Musyawarah Renacana Pembangunan (Musrenbang), untuk itu tidak akan menghasilkan jandi namun hingga realisasi pembangunan.

Hal itu, sebagaimana diungkapkan Wakil Bupati Tabalong Drs H Mawardi M.Si, saat memberikan arahan di acara Musrenbang Kecamatan Haruai, belum lama tadi di Halaman Kantor Camat Haruai Kabupaten Tabalong.

Dalam paparannya hari itu, Mawardi menjelaska bahwa Masrenbang berfungsi sebagai wadah aspirasi masyarakat menitik beratkan pada kebutuhan sesuai potensi wilayah dan pelaksanaan Musrenbang Kecamatan didahului dengan Musrenbang tingkat desa, bahkan diawali dengan musyawarah dusun atau tingkat RT setiap tahunnya. “Musrenbang jangan sampai hanya menjadi sebuah agenda rutin atau agenda yang hanya berhenti pada acara seremonial saja, ” ujarnya.

“Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kabupaten Tabalong, selalu berinovasi bagaimana caranya agar masyarakat tidak jenuh dan bukan hanya memberi iming-iming atau janji-janji dan atau hanya sebuah usulan yang tidak terealisasikan,” ujaar Wabup.

Berita Lainnya
1 dari 233

Masih dalam acara yang sama, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tabalong, Jurni menambahkan, yang tak kalah penting adalah menterjemahkan tiga misi dalam Musrenbang, yakni meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang sejahtera dan berakhlak mulia, meningkatkan daya saing daerah yang berbasis pada potensi lokal dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. “Untuk itu Musrenbang harus mengembangkan wilayah dengan usulan infrastruktur yang berdasar pada kebutuhan wilayah itu sendiri,” ujarnya.

“Setiap Musrenbang, yang dimulai dari tingkat desa, hingga tingkat paling tinggi, harus sama-sama mengawal dan menjaga agar hasil Musrenbang bisa terwujud sesuai harapan.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Kabupaten Tabalong HM Noor Rifani SH ST MT dalam sambutannya mengungkap tema RKPD untuk tahun 2022 adalah ‘Penanganan Kesehatan dan Percepatan Pemulihan Ekonomi dalam Rangka Menciptakan Sumber Daya Manusia yang Tangguh.’ Pemilihan tema tersebut diambil karena pentingnya penanganan kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih belum reda, serta kefokusan dalam melakukan pemulihan ekonomi akibat dari dampak pandemi agar kestabilan ekonomi daerah dapat berjalan normal. Rifani juga menyebutkan banyaknya potensi Perkebunan dalam arti luas yang bisa dikembangkan di Kecamatan Haruai agar bisa memperkuat ketahanan pangan daerah oleh sebabnya pembangunan di bidang pertanian/perkebunan menjadi salah satu sektor yang harus diprioritaskan.

Sebagai penutup, beliau menghimbau baik Desa maupun Kecamatan agar menyikapi pelaksanaan Musrenbang Kecamatan ini dengan suka cita dan gembira, karena ini merupakan momentum penyampaian impian serta harapan terhadap pembangunan daerah di masa yang akan datang.

Kecamatan Haruai pada Musrenbang kali ini mengusulkan 231 usulan yang terdiri dari 112 usulan infrastruktur dan 119 usulan non infrastruktur dan seperti di kecamatan lain, pelaksanaan Musrenbang dilaksanakan pada ruang terbuka, dengan tujuan selain mencari suasana baru sekaligus menerapkan protokol kesehatan di tengah  pendemi Covid-19, yakni dengan tetap menjaga jarak, mencuci tangan serta memakai masker. (ros/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya