Sikap Tegas Pemkab Banjar Atasi Kelangkaan LPG

Martapura, KP – Pemprov Kalsel gelar rapat koordinasi bersama 13 Kabupaten/Kota se-Bumi Lambung Mangkurat guna mengatasi kelangkaan LPG 3 kg. Penyebab kelangkaan tersebut, diantaranya kerusakan infrastruktur jalan maupun jembatan akibat banjir, sehingga jalur pendistribusian terhambat.

Selain masalah tersebut, juga terjadi penjualan LPG 3 kg bersubsidi di kios-kios serta masih adanya pangkalan nakal.

Pemprov lalu melaksanakan rakor pengendalian pendistribusian LPG 3 Kg Sistem Tertutup secara daring dipimpin Pj Sekda Roy Rizali Anwar. Dia berharap seluruh Kabupaten/Kota mengeluarkan Kartu Kendali yang diperuntukkan kepada keluarga tidak mampu untuk mengambil LPG di pangkalan.

“Serta data-data yang sudah dikemukakan Pertamina, bisa dishare ke Kabupaten/Kota sehingga nantinya bisa melakukan perbaikan terkait permasalah pendistribusian LPG 3 kg,” ungkap Roy.

Berita Lainnya
1 dari 605

Dia juga minta setelah rapat ini, Kabupaten/Kota melakukan evaluasi dan verifikasi data terkait penyaluran tabung LPG 3 kg di daerah. Salurkan ke orang yang tepat sasaran dan edukasi masyarakat mampu secara finansial agar tidak membeli LPG bersubsidi.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banjar Ikhwansyah menanggapi arahan tersebut. Pemkab Banjar segera menindaklanjuti dengan mengeluarkan Perbup dan Kartu Kendali untuk mengantisipasi kelangkaan LPG 3 kg.

”Disperindag dan Dinas Sosial akan melakukan pendataan di lapangan mengenai kasus kelangkaan gas di pangkalan dan kios kios kecil. Kita rencanakan melakukan razia dan apabila didapati pelanggaran, kita beri sanksi tegas untuk efek jera,” tegasnya.

Selain diikuti 13 Kabupaten/Kota, juga hadir Sales Branch Manager Pertamina Wilayah Kalselteng Drestanto Nandiwardhana dan Ketua Hiswana Migas Kalsel Saibani Ortu. (Wan/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya