PKK Tapin Komitmen Cegah Stunting

Rantau, KP  – Dalam rangka mewujukan penguatan perindungan sosial dan meningkatkan efektiftas program bantuan sosial pangan, Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin bersama Dinas Sosial serahkan bantuan

Program sembako untuk keluarga penerima manfaat warga Desa Jingah Babaris Kecamatan Tapin Utara. Jumat (5/3/2020) kemarin bertempat Aula Kantor Desa Jingah Babaris. 

Bantuan bertuliskan program sembako terintegrasi dengan kegiatan stunting diberikan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kab Tapin Hj Ratna Ellyani Arifin Arpan diterima oleh tiga orang ibu yang anaknya terkena stunting.

Turut hadir Sekretaris PKK Tapin, Camat Tapin Utara Rini Yustina, Dinas Sosial dan ibu ibu warga Desa Jingah Babaris.

Ketua PKK Tapin dalam sambutannya menyampaikan program sembako adalah bantuan sosial pangan dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial untuk masyarakat prasejahtera yang terintegrasi dengan kegiatan stunting.

“Bantuan diberikan sebesar Rp200 ribu perbulan disalurkan dalam bentuk non tunai melalui mekanesme uang elektronik dan dana bantuan hanya digunakan untuk membeli pangan yang telah ditentukan,” ujar Ketua PKK Tapin.

Lanjut Hj Ratna penerima bantuan ini hanya membelanjakan pangan untuk kebutuhan pokok dalam upaya memperbaiki gizi ibu dan balita, agar terhindar stunting.

“Mudahan dengan adanya bantuan tidak langung sipenerima berupa non tunai dan bisa membeli di warung terdekat atau yang sudah di tunjuk khusus untuk yang stunting,” harapnya.

Berita Lainnya
1 dari 251

Pada kesempatan ini saya menghimbau kapada ibu ibu untuk mengolah bahan makanan pokok jangan terlalu lama mengolahnya, agar gizi yang terkandung masih bagus dan bisa bertahan lama.

Kebutuhan pokok untuk makan sehari hari tidak perlu mahal namun gizi terpenuhi.

Dengan adanya bantuan pangan non tunai, keluarga penerima manfaat dapat memanfaatkan sebaik mungkin, sehingga untuk kebutuhan pokok yang bergizi dan seimbang dapat terpenuhi khusus bagi ibu dan anak.

Berharap dengan apa yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan dan 

masalah stunting dapat dicegah sehingga anak masa depan kita tidak ada yang terkena stunting.

Sementara Kabid sosial dinas sosial tapin menambahkan kegiatan ini program menerima manfaat sembako non tunai sekaligus penyuluhan masalah stunting.

Tujuan dan manfaat program ini memberikan gizi yang lebih seimbang kepada KPM, sekaligus mencegah terjadinya stunting dengan pemenuhan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan.

Mudahan adanya bantuan dapat dimanfaatkan dan stunting dapat dicegah. 

Adapun komoditas program sembako yang diperbolehkan menggunakan dana tersebut dibelikan untuk sumber karbohidrat berupa beras, jagung atau sagu, sumber protein hewani berupa telur, daging dan ayam  serta  ikan, protein nabati berupa tempe tahu dan vitamin dan mineral berupa buah buahan dan sayuran. (abd/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya