Prototype JBG Selesai, Ada Kombinasi Ulin dan Baja untuk Normalisasi Sungai

Banjarmasin, KP – Rancangan atau prototype dari sebuah jembatan bangunan dan gedung (JBG) yang akan menjadi acuan perbaikan maupun pergantian dalam upaya normalisasi sungai akhirnya selesai.

Desain arsitektur yang rencananya akan diaplikasikan dalam pembangunan fasilitas penyeberangan warga tersebut merupakan bentuk nyata dari komitmen Satuan Tugas (Satgas) Normalisasi Sungai dan Penanganan Banjir (NSPB) Kota Banjarmasin dalam mengembalikan fungsi utama sungai.

Desain tersebut diserahkan langsung oleh Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (INTAKINDO) Kalsel kepada Satgas NSPB Kota Banjarmasin di lobby Balai Kota Banjarmasin, Senin (1/3) pagi.

Febry, mewakili INTAKINDO Kalsel membeberkan, bahwa ada beberapa desain alternatif JBG yang diserahkan kepada Pemko Banjarmasin, baik itu untuk digunakan di jembatan yang berada di Kawasan Jalan Veteran dan A Yani.

“Di A yani antara lain bahan yang dipakai ada girder berbahan full baja, di Veteran material full kayu ulin dan juga ada kombinasi kayu ulin dan baja, disesuaikan beban masing-masing,” paparnya.

Berita Lainnya
1 dari 3.210

Kendati demikian, ia menekankan bahwa prototype JBG yang diserahkan oleh pihaknya itu merupakan hasil konsultasi bersama Satgas NSPB Kota Banjarmasin. Namun hasil tersebut masih akan dilakukan evaluasi dalam waktu dekat.

Sementara itu, Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Banjarmasin, Mukhyar mengatakan, pihaknya akan kembali menelaah desain dari prototipe tersebut sehingga pembangunan JBG yang baru dibangun bisa sesuai dengan yang diharapkan agar normalisasi sungai bisa berjalan efektif.

“Kita akan menelaah dulu apakah prototipe ini sesuai dengan yang diharapkan atau tidak. Tapi sesegeranya akan kita putuskan desain yang mana yang cocok,” ujarnya singkat.

Bahkan untuk diketahui, pembongkaran JBG dilakukan guna normalisasi sungai sudah dimulai sejak Rabu 10 Februari lalu, dimulai dengan JBG yang sudah menjadi target pembongkaran dengan diberi tanda silang merah.

Pemko Banjarmasin juga memfokuskan diri untuk melakukan normalisasi sungai di dua titik prioritas, yaitu di kawasan A Yani dan Veteran.

Di dua kawasan tersebut Satgas menemukan sebanyak 181 titik JBG di Jalan Ahmad Yani layak untuk dilakukan pembongkaran karena dinilai menghambat aliran sungai. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya