Penundaan MTQ Dimanfaatkan untuk Menambah Latihan

Kotabaru, KP – Penundaan gelar Musabaqah Tilawatil Quran Nasional tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ke 33 yang sedianya dilaksanakan dari tanggal 3 sampai dengan 9 april, akibat banyaknya dari kafilah yang terkonfirmasi positif covid 19, justru dapat dimanfaatkan menabah latihan bagi para qori dan qoriah.

Hal tersebut diungkap oleh Sekda Kotabaru H. Said Akhmad Assegaf 3/4/2021, menanggapi positif penundaan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke 33 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Tanah Bumbu.

Berita Lainnya
1 dari 206

Didampaikan H Said Akhmad yang juga selaku Ketua LPTQ Kotabaru, saat menyambangi perumahan kafilah Kotabaru, di Tanah bumbu sebelum balik ke Kotabaru, “Penundaan ini memberikan suatu hikmah tersendiri, yaitu memberikan kita waktu yang lebih banyak lagi untuk berlatih.

Jadi kita jangan berkecil hati, mari kita gunakan waktu ini untuk berlatih, agar dapat memberikan yang terbaik untuk Kotabaru. Terkait penundaan ini, merupakan keputusan terbaik yang diambil oleh pemerintah Provinsi. Ini dilakukan agar tidak menciptakan klaster baru kedepannya, yang dapat mencoreng nama Kalimantan Selatan pada ditingkat Nasional. Kemudian tentang penyelenggaraan MTQ yang akan dilaksanakan secara virtual, tentunya kita harus mempersiapkan diri untuk mengikutinya dengan segala peraturan dan ketentuannya. Apapun nanti keputusan LPTQ Kalimantan Selatan, kita siap mengikutinya,” tandas Sekda. (and/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya