PWNU Minta Umat Jangan Politisasi Alquran

Banjarmasin, KP – Menyikapi adanya kegiatan MTQ atau tadarus Alquran yang akan menghadirkan calon gubernur dan mengenalkan masyarakat di kabupaten Banjar dimasjid Al karomah maka kami menyatakan sikap agar panitia membatalkan undangan yang menghadirkan Calon Gubenur tersebut.


Hal itu diungkapkan PLT Ketua NU Kalsel H Nasrullah AR SPDI, SH, MH kepada awak media di Banjarmasin, Jumat (30/04/2020) malam.

Berita Lainnya
1 dari 1.236

Larangan itu, ujar Pengurus MUI Kalsel, agar membatalkan kegiatan lomba Alquran dengan melibatkan calon gubernur atau mempolitisasi Alquran pada ranah politik.

Sebab, ujarnya, memperlombakan Alquran dengan ada muatan politik justru menimbulkan perpecahan bahkan bisa memunculkan saling ejek setelah perlombaan dilaksanakan dimedia sosial

Jadi, idealnya agar acara menghadirkan calon gubernur dibatalkan karna justru mengurangi nilai kekhusukan acara tadarus Alquran lebih baik bersama ulama santri dan masyarakat saja.

Karena itu, kami meminta agar para ulama kembali kepada fungsi ulama membina umat jangan sampai terjebak kepada politik praktis.

Kemudian Ulama diharapkan memberi kesejukan ketika ada Susana Konflik jgn sampai justru hanyut kepada tanah permainan politik.Ulama mempunyai kekuatan moral untuk memberikan siraman kedamaian.(vin/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya