Kalteng Launching Gerakan Cinta Zakat

Palangka Raya, KP – Pemerintah Provinsi.Kalteng diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng (Prov. Kalteng) Fahrizal Fitri meggelar Launching Gerakan Cinta Zakat dan Penandatanganan Kerja Sama antara Pemerintah Prov. Kalteng, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Prov. Kalteng dan PT. BPD Kalteng, Rabu (5/5).

Gubernur melalui Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Fahrizal Fitri mengatakan Penandatanganan kerja sama ini pada dasarnya dilakukan sebagai upaya untuk menggemakan Gerakan Cinta Zakat, khususnya di kalangan Aparatur sipil Negara (ASN) yang beragama Islam di lingkungan Pemprov. Kalteng.

Selain itu, sebagai salah satu upaya pemenuhan kewajiban seorang muslim dengan syarat tertentu, kegiatan hari ini juga bertujuan menggugah seluruh pihak agar memiliki komitmen bersama dalam mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan sosial demi mewujudkan tekad Kalteng Berkah.

Untuk optimalisasi penerimaan zakat, infak, dan sedekah di kalangan ASN muslim, sebelumnya juga telah menerbitkan Instruksi Gubernur Kalteng dan Surat Edaran kepada seluruh Bupati/Walikota.

Guna tindak lanjut penandatanganan kerja sama ini, Fahrizal Fitri mengimbau semua Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov. Kalteng agar dapat mengoptimalkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di satuan kerjanya masing-masing. Hal ini untuk memberikan kemudahan dan pelayanan bagi ASN muslim yang ingin menyisihkan sebagian dari penghasilannya.

Diakui, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo telah lebih dahulu meluncurkan Gerakan Cinta Zakat. Kali ini, gerakan serupa juga akan kita gaungkan ke seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Kalteng.

Berita Lainnya
1 dari 504

Melalui peluncuran Gerakan Cinta Zakat pada hari ini, diharapkan dapat menjadi momentum awal kebangkitan zakat di Kalteng, utamanya sebagai pilar dalam mengurangi kesenjangan sosial, mendorong ekonomi kerakyatan, dan mengentaskan kemiskinan.

Ditegaskan, zakat merupakan kewajiban bagi setiap orang islam dengan syarat tertentu. Bahkan begitu utamanya, zakat menjadi salah satu pilar dalam Rukun Islam. Melalui zakat, umat Muslim diajarkan untuk peduli terhadap sesama, saling berbagi, saling gotong royong, saling membantu, yang mampu menolong yang lemah agar lebih berdaya, sehingga akan dapat mempersempit jurang kesenjangan sosial”, imbuhnya.

Dalam skala makro, keberhasilan pembangunan salah satunya juga diukur dengan berkurangnya jumlah warga miskin. Berdasarkan laporan Pusat Kajian Strategis (PUSKAS) BAZNAS pada 2021, program yang telah dijalankan Baznas di Kalteng pada tahun 2020 turut membantu menekan jumlah tersebut, walaupun masih dalam kisaran 1 persen.

Tentunya ini adalah keberhasilan semua pihak yang turut berkontribusi dalam upaya peningkatan ekonomi, meski di tengah Pandemi Covid-19, terangnya.

Ketua BAZNAS Prov. Kalteng Mustain Khaitami menyatakan, kegiatan ini merupakan sebuah proyek besar umat islam di Kalteng dalam mewujudkan masyarakat madani sehingga Kalteng semakin Berkah.

Terbitnya Instruksi Gubernur ini menunjukan bahwa perhatian Pemprov. Kalteng terhadap upaya pengentasan kemiskinan melalui zakat, infak dan sedekah adalah sebuah keniscayaan dalam kerangka mewujudkan Kalteng Berkah yang Baldatun Thayyibatun Warobbun Ghofur”, pungkas Mustain Khaitami.

Kegiatan dihadiri para Kepala Perangkat Daerah/Instansi Vertikal Prov. Kalteng terkait, Dirut Bank Kalteng, Pimpinan Perguruan Tinggi, Pimpinan Perbankan, Ketua Organisasi Keagamaan serta unsur Forkopimda. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya