Tak Dihadiri Paslon Lain, Baiman 2 Tetap Menuju Pelantikan

Banjarmasin, KP – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ibnu-Sina-Arifin Noor resmi ditetapkan sebagai pasangan calon (paslon) terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Banjarmasin, Minggu (30/05) malam di G’Sign Hotel Banjarmasin.

Sejatinya, penetapan paslon terpilih digelar pada 7 Mei lalu di G’Sign Hotel. Pasalnya, pada 2 Mei 2021, KPU Kota Banjarmasin sudah menggelar rapat pleno terbuka terkait hasil penghitungan suara di tingkat kota.

Tapi, agenda penetapan pun mesti ditunda lantaran terus hasil Pilwali Kota Banjarmasin, terus bersengketa di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK-RI). Paslon nomor urut 4, Ananda-Mushaffa Zakir kembali melayangkan gugatan untuk yang kesekian kalinya.

Dari rapat pleno terbuka itu diketahui bahwa paslon nomor urut 2 yang dikenal dengan jargon Baiman 2 itu sukses mendulang kemenangan.

Rinciannya, dari akumulasi hasil suara keseluruhan di lima kecamatan di Kota Banjarmasin seusai pemungutan suara ulang (PSU) di tiga kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Selatan, 28 April lalu, paslon nomor urut 2, Ibnu Sina-Arifin Noor, meraup sebanyak 89.378 suara.

Sedangkan sang rivalnya, yakni paslon nomor 4, Ananda-Mushaffa Zakir, memperoleh 81.262 suara. Selisih 8.116 suara dari paslon nomor 2.

Sementara di posisi ketiga, ada paslon nomor urut 01, Abdul Haris Makkie-Ilham Nor dengan perolehan 34.875 suara. Dan di posisi terakhir ada paslon nomor urut 3, Khairul Saleh-Habib M Ali Alhabsyi dengan perolehan 29.926 suara.

“Alhamdulillah, hari ini sudah selesai semua tahapan yang dilakukan. Surat penetapan juga sudah diserahkan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti,” ucap Ketua KPU Kota Banjarmasin, Rahmiyati Wahdah.

Ia menjelaskan, penetapan tersebut merupakan hasil dari rekapitulasi jumlah suara yang dilakukan pada tanggal 2 Mei 2021 yang lalu.

Lantas, bagaimana dengan respon sang pemenang?

Ibnu Sina, mengatakan pihaknya siap bergandengan tangan dengan paslon lainnya untuk pembangunan Kota Banjarmasin ke depan.

Karena menurutnya semua visi misi yang dibawa semua paslon juga bagus untuk diarahkan ke dalam program pembangunan. Walaupun visi misi Baiman kali kedua ini akan lebih dipertajam.

“Waktu kami tidak banyak, hanya 3,5 tahun saja. Tapi dengan dibantu rekan saya Pak Arifin Noor yang sebelumnya Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, semuanya diharapkan bisa cepat teratasi. Khususnya persoalan infrastruktur, banjir dan normalisasi sungai,” paparnya.

Berita Lainnya

Awasi Postingan Medsos NaGa

1 dari 2.952

Terkait hal itu, Arifin Noor pun mengaminkannya. Ia menargetkan akan melakukan pendataan seluruh aset terlebih dahulu. Baik itu aset nasional, provinsi maupun kota. Kemudian, akan mengkoordinasikan semuanya agar bisa teratasi dengan baik.

“Semoga kami bisa melaksanakan dengan baik apa yang menjadi visi misi. Terutama di bidang infrastruktur,” tuntasnya.

Terpisah Plt Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto menjelaskan bahwa pihaknya hari ini bakal langsung menindaklanjuti surat keputusan penetapan dari KPU Kota Banjarmasin.

“Besok (hari ini) kami menggelar Rapat Paripurna, sesuai dengan arahan Ketua DPRD Kota Banjarmasin. Terkait pengumuman penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih tahun 2020. Diperkirakan jam 12 atau jam 1 siang,” ungkapnya.

Sesudah menggelar rapat, pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Bagian Pemerintahan Kota Banjarmasin, yang nantinya akan meneruskan surat tersebut ke Pemprov Kalsel, untuk ditindaklanjuti gubernur.

Agar selanjutnya mendapatkan rekomendasi surat pengantar dan disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Sesuai ketentuan, biasanya setelah lima hari disampaikan ke Kemendagri, itu akan ada surat dari Kemendagri yang menyampaikan kepada Pj Gubernur untuk melantik Wali Kota dan Wali Kota terpilih,” tuntasnya.

Disisi lain dalam agenda itu, tak ada paslon lain yang berhadir selain Ibnu-Arifin. Mereka hanya diwakilkan. Baik itu Paslon 1 Abdul Haris Makkie – Ilham Noor, Paslon 3 Khairul Saleh – Habib Muhammad Ali Al Habsyi maupun Paslon 4 AnandaMu.

Lantas bagaimana respon sang jawara perihal ketidakhadiran mereka?

Mengenai hal itu, Ibnu pun sebenarnya mengharapkan bisa bertemu langsung dengan Paslon lainnya. Namun karena hanya diwakilkan oleh masing-masing partai pengusung, Ia merasa itu juga sudah cukup kesan kebersamaannya.

“Secara langsung belum ada komunikasi. Tapi secara informal ada saja. Tidak ada juga ajakan khusus, karena itu independensi masing paslon,” ucapnya.

Namun bagi Ibnu, mereka siap bergandengan tangan untuk pembangunan Kota Banjarmasin ke depan. Karena semua visi misi yang dibawa semua paslon juga bagus untuk diarahkan ke dalam program pembangunan. Walaupun visi misi Baiman kali kedua ini akan lebih dipertajam.

“Paslon 1,2,3 dan 4 kita lebur semua. Yang ada sekarang Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Waktu kita juga tidak banyak, hanya 3,5 tahun saja. Namun dengan dibantu rekan saya Pak Arifin Noor yang sebelumnya Kepala Dinas PUPR semuanya diharapkan bisa cepat teratasi. Khususnya persoalan infrastruktur, banjir dan normalisasi sungai,” pungkasnya.

Terkait hal itu, Ketua KPU Kota Banjarmasin mengaku bahwa pihaknya selaku penyelenggara Pemilu sudah mengundang seluruh paslon yang menjadi kandidat dalam Pilwali Banjarmasin Tahun 2020.

Saat ditanya apakah ada konfirmasi terkait ketidakhadiran ketiga paslon tersebut, Rahmi hanya menjawabnya dengan geleng kepala. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya