Walimahan Masih Diizinkan Saat PPKM

Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin masih memperbolehkan kegiatan walimahan atau resepsi pernikahan meski kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro masih diterapkan.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Mukhyar mengatakan, hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) yang baru diterbitkan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Banjarmasin, Akhmad Fydayeen.

Dijelaskannya, dalam SE yang ditandatangani pada 24 Mei 2021 kemarin, menyatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan resepsi perkawinan masih diperbolehkan saat PPKM berskala mikro masih diterapkan.

Namun, ia menekankan, pemberian ruang untuk penyelenggaraan walimahan tersebut tentu masih di dibatasi dengan penerapan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

“Memang dari Inmen dan Ingub itu kan mengisyaratkan pembatasan. Jadi hanya dibatasi, bukan pelarangan. Jadi minta dibatasi dengan protokol kesehatan yang ketat,” ungkapnya saat fitemui awak media di Press Room Balai Kota, Selasa, (25/05) siang

Pembatasan yang dimaksudnya itu sendiri yaitu dengan bentuk mengurangi kapasitas pengunjung atau undangan yang datang ke acara hingga 50 persen saat diselenggarakannya acara resepsi atau kegiatan yang menimbulkan keramaian.

Berita Lainnya

Shalat Hajat Jelang Harjad Banjarmasin ke 495

1 dari 3.578

“Pembatasan itu kan misal kalau ada acara di gedung, jadi dikurangi sebesar 50 persen kapasitas gedung itu. Misal yang hadir 500 dikurangi jadi haya 250. Jadi yang benar itu pembatasan, bukan pelarangan,” jelas Mukhyar.

Kendati demikian, mukhyar tetap menekankan, bagi masyarakat yang melaksanakan resepsi atau menggelar kegiatan yang berpotensi mengumpulkan orang banyak, agar selalu mentaati protokol kesehatan serta mematuhi surat edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Lihat situasinya, kalau lokasinya tidak zona merah bisa saja melakukan resepsi, tapi dengan penerapan prokes yang ketat lah,” pungkasnya..

Sebelumnya diketahui, penerapan kebijakan yang membatasi aktivitas masyarakat Kota Banjarmasin itu resmi diperpanjang sampai 31 Mei 2021.

Tujuan perpanjangan PPKM tersebut dilakukan tidak lain dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Mendagri nomor 11 tahun 2021 dan Surat Edaran (SE) Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan nomor 10 tahun 2021 tentang PPKM berskala mikro.

Namun, belakangan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mengeluarkan surat edaran yang meminta masyarakat untuk menunda kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, termasuk walimahan.

Dalam surat yang ditandatangani Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi itu berisi tentang larangan atau event yang mengumpulkan orang banyak seperti resepsi perkawinan dan lainnya sampai tanggal 31 Mei 2021.

Namun, tidak lama kemudian, terbitlah Surat Edaran nomor 100/169/BAGPEM, yang dikeluarkan PJ Walikota Banjarmasin, sejak 24 Mei 2021 lalu yang berisi tentang, pembatasan kegiatan yang mengakibatkan kerumunan masyarakat dan tetap memperketat protokol kesehatan. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya