DPRD Kotabaru audiensi ke KONI Kalsel

Banjarmasin, KP – Rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Kotabaru dipimpin ketuanya, Suji Hendra SPd, Jum’at (11/6/2021) kemarin melakukan audiensi ke KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kalsel, sehubungan dengan adanya permasalahan di KONI Kotabaru dengan sejumlah cabang olahraga.

Rombongan diterima Sekretaris Umum KONI Kalsel H Enly Hadiannoor dan wakilnya Hesli Junianto dan Kabid Organisasi KONI Kalsel, H Firdausy Mansori. Pertemuan dilangsungkan di aula KONI di Komplek GOR Hasanuddin HM Banjarmasin.

Menurut pihak Komisi III DPRD Kotabaru, ada surat mosi tidak percaya dari pengurus cabor kepada KONI setempat, terkait tidak menerima laporan pertanggungjawaban yang biasa disampaikan kepada anggota setiap tahun melalui rapat kerja (Raker) atau rapat anggota Koni (Rakon).

Pihak DPRD Kotabaru berupaya melakukan mediasi dan menerima informasi KONI setempat bahwa Raker 2020, tidak bisa dilaksanakan akibat beberapa factor, antara lain terkendala dana dan adanya pandemic covid-19 yang masih melanda, termasuk di wilayah Kalimantan Selatan.

Berita Lainnya
1 dari 399

Untuk menuntaskan masalah tersebut, pihak Komisi III DPRD Kotabaru yang antara lain membidangi keolahragaan, melakukan konsultasi dengan induk organisasi olahraga di Kalsel, yakni KONI dengan harapan bisa menemukan solusi untuk menyelesaikan ‘konflik’ KONI dan beberapa cabor di Kotabaru tersebut.

Sekretaris Umum KONI Kalsel, Enly Hadiannoor mengutarakan bahwa untuk menuntaskan permasalahan tersebut, jalan dinilai terbaik dengan menggelar Rapat Kerja (Raker) KONI Kotabaru dengan semua pengurus cabor setempat.

Dari Raker tersebut nantinya, salah satu poinnya akan membahas masalah laporan pertanggungjawaban. Dari sana pengurus cabor setelah mencermati isi laporan pertanggungjawaban, bisa menerima jika memang merasa laporan benar adanya, juga menolak kalau melihat kejanggalan-kejanggalan, jelas Enly.

Menurut Sekum KONI Kalsel, akibat terjadinya pandemic covid-19 berdampak negative pada hampir semua bidang, termasuk dalam pendanaan oolahraga. Salah satunya bisa dilihat dari even Porprov XI yang semestinya tahun 2021, harus ditunda ke 2022.

Enly berharap dengan mediasi dari Komisi III DPRD Kotabaru, permasalahan KONI dan pengurus cabor bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya. (nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya