Gubernur Intruksikan ASN dan Honorer Dilibatkan Percepat Vaksinasi

ASN, tenaga kontak dan juga kepala sekolah SMA/SMK/SLB sederajat dilingkup Pemrov Kalteng diperintahkan untuk membawa orang tua, kerabat, tetangga untuk melakukan vaksinasi Covid-19 ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat seperti rumah sakit, puskesmas dan klinik.

PALANGKA RAYA, KP — Guna percepat realisasi vaksin untuk lansia diatas 50 tahun, Gubernur Kalimantan Tangah (Kalteng) keluarkan Intruksi keterlibatan ASN, honorer, termasuk Kepala Sekolah untuk mengajak warga ikut vaksin covid 19 di Kalteng.

Dalam instruksinya, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran memerintahkan kepada semua ASN, tenaga kontak serta dan Kepala sekolah dilingkup Pemprov Kalteng untuk mengajak keluarga atau tetangga ikut vaksin” terang Kadis Kominfosantik Agus Siswadi, Selasa (8/6)

Sasaran usianya yang diharapkan warga masyarakat diatas 50 tahun untuk melakukan vaksinasi Covid-19, yang diakui juga rentan terpapar covid yang belum juga mereda.

Berita Lainnya
1 dari 503

Dijelaskan Perintah Gubernur ke ASN, honorer dan Kepsek dikeluarkan melalui Instruksi Gubernur Kalteng nomor 188.54/71/2021. Dan Intruksi ini efektif berlaku mulai 3 Juni 2021.

Dalam diintruksi bagi ASN, tenaga kontak dan juga kepala sekolah SMA/SMK/SLB sederajat dilingkup Pemrov Kalteng diperintahkan untuk membawa orang tua, kerabat, tetangga untuk melakukan vaksinasi Covid-19 ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat seperti rumah sakit, puskesmas dan klinik.

Dan kepada Kepala Sekolah diminta untuk menghimbau orang tua atau wali Murid yang usianya diatas 50 tahun agar melakukan vaksinasi Covid-19 dilingkungan sekolah atau fasilitas kesehatan terdekat.

Menurut Kepala Dinas Kominfosantik Kalteng Agus Siswandi tahap awal Intruksi Gubernur Kalteng itu berlaku dilingkungan Pemprov Kalteng. Selanjutnya kepada Bupati/Walikota se Kalteng menerapkan di daerah masing-masing.

Sejauh ini akumulasi harian per Senin (7/6/2021) kasus positif covid 19 di Kalteng bertambah 90 orang sehingga jumlah totalnya mencapai 23.122 orang, sembuh 21.261 orang dan meninggal dunia 627 orang. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya