Pelaku Penembakan Maut di Kebun Karet Terus Diburu

Martapura, KP – Pelaku penembakan maut di Desa Lok Tanah, Kecamatan Telaga Bauntung, masih terus dikejar aparat kepolisian.

Pelaku Ar (24) sendiri yang diduga sakit hati dituduh mencuri getah karet, emosi dan nekat menembakkan senjata rakitannya ke korban SR yang akhirnya tewas, tepatnya di depan Mess perkebunan karet milik H Sinar, Lok Tanah Telaga Bauntung.

”Pelaku sedang dilakukan pengejaran dan kasus ini masih dalam penyelidikan,” kata Kasubag Humas Polres Banjar Iptu Suwarji, Sabtu (5/6).

Diungkapkannya, kronologis kejadian berawal pada Jumat (4/6) sekitar pukul 13.00 WITA. Saat kejadian seorang saksi yang berada di dalam mess sedang menonton TV, kemudian mendengar ada suara cekcok antara SR dan terduga pelaku AR.

Tak lama kemudian terdengar bunyi tembakan sebanyak 1 kali, lalu saksi ke luar mess dan melihat korban sudah dalam keadaan terjatuh dengan posisi tertelungkup di tanah.

Berita Lainnya
1 dari 1.338

Saat bersamaan dia melihat pelaku dalam posisi berdiri dan memegang senjata rakitan di tangan sebelah kanannya.

”Saksi juga melihat istri korban tak jauh dan berada di motor SR. Selain senjata rakitan, terlihat pelaku membawa senjata tajam jenis parang yang diselempangkan di pinggang sebelah kiri, namun masih dalam kumpangnya,” jelasnya.

Selanjutnya pelaku melarikan diri dengan menggunakan motor jenis Yamaha Mio hijau tanpa nopol.

Sementara korban dibawa ke RSUD Datu Sanggul Rantau, Kabupaten Tapin dalam keadaan sudah meninggal dunia untuk dilakukan visum luar.

”Pelaku disangkakan melakukan kejahatan menghilangkan jiwa orang lain sebagaimana dimaksud Pasal 338 KUHPidana,” katanya.

Menurut informasi, sekitar satu bulan yang lalu pelaku dan korban pernah ada permasalahan. Pelaku menuduh korban melaporkan kepada pemilik kebun karet sering mencuri karet untuk dijual di tempat lain. (wan/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya