Satu Sekolah Ujian Daring, Kadisdik : Kami Hanya Beri Izin, Tak Mewajibkan

Banjarmasin, KP – Meski Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin telah memberikan izin, untuk melaksanakan ujian kenaikan kelas atau Penilaian Akhir Semester (PAS) atau secara tatap muka. Namun masih ada satuan pendidikan di Banjarmasin, yang melaksanakannya secara daring atau jarak jauh.

Seperti halnya di SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin. sekolah yang berlokasi di Jalan Kampung Melayu Darat No.32, Kelurahan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, itu tidak melaksanakan PAS secara tatap muka di sekolah.

Terlihat tidak ada satupun siswa yang hadir ke sekolah, pada di hari pertama PAS hanya terlihat sejumlah guru di sekolah tersebut.

Terkait hal itu, Kepala SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin, Nana Lestari, pihaknya tidak melaksanakan PAS secara tatap muka karena permintaan orangtua/wali siswa.

“Kemarin kami mengadakan rapat bersama orangtua/wali siswa, dari hasil rapat itu disetujui kalau ulangan tidak digelar secara tatap muka,” ucapnya saat ditemui awak media. Senin (7/6) pagi.

Ia menjelaskan, ada dua metode ulangan secara jarak jauh yang pihaknya terapkan, pertama melalui google form dan kertas pensil.

“Kalau yang lewat google form, link soalnya kami bagikan melalui whatsapp, kalau yang tulis pensil soalnya diambil ke sekolah dan diantar lagi setelah selesai,” ujarnya.

Berita Lainnya
1 dari 3.548

Di SDN Seberang Mesjid 1 ada sebanyak 177 siswa yang mengikuti PAS, pelaksanaannya dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 Wita.

“Kami jadwalkan semuanya selesai pada sabtu nanti,” pungkasnya.

Padahal beberapa hari lalu, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin sudah mengeluarkan surat edaran, nomor 800/2494-Sekr/Dipendik/2021, perihal Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Tahun Pelajaran 2020/2021.

Dalam surat edaran tersebut disampaikan sejumlah poin, diantaranya memberikan izin penyelenggaraan PTM pada semester genap tahun pelajaran 20120/2021, di satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangan pemerintah Kota Banjarmasin.

Saat dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, menegaskan bahwa pihaknya memang memberikan izin, namun tidak mewajibkan PAS secara tatap muka.

“Tapi untuk tahun ajaran baru 2021/2022 baru sekolah wajib melayani permintaan PTM,” ujarnya singkat.

Saat ditanya berapa jumlah sekolah yang melaksanakan PAS secara daring dan luring atau tatap muka di sekolah. Pria dengan sapaan Totok itu mengaku belum menerima laporan terkait hal itu.

“Belum menerima. Rencananya besok (Selasa, 8 Juni 2021) kita pantau proses PAS,” tutupnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya