Sebagai Junior, Ruly Sowan ke Tetua Partai Golkar

Banjarmasin, KP – Pepatah mengatakan, yang muda menghormati yang tua, dan yang tua menyayangi yang muda. Istilah itu terlihat ketika Ruly bertandang ke salah seorang tetua (orang yang lebih dituakan) Partai Golkar, HM Taufik Effendie, Kamis (10/6) malam.

Kedatangan Ruly, yang juga termasuk dalam keluarga besar partai berlogo pohon beringin, disambut hangat oleh tokoh pers Kalimantan Selatan itu beserta putera tertuanya, Troy Satria di kediamannya, Jalan Perintis Kemerdekaan, Banjarmasin.

“Kami sengaja sowan ke Pak Taufik untuk bersilaturahmi dengan beliau, juga dengan sahabat kami Troy Satria. Hanya kunjungan dari junior kepada yang lebih senior,” ujar Ruly.

Ia mengakui, bahwa pertemuan kali ini tidak ada yang istimewa, hanya sekedar bincang-bincang dan bertukar pikiran saja. Namun, rona bahagia tersirat dari wajah Ruly dan Taufik Effendie.

Bukan tanpa alasan, kemunculan suasana suka cita nan teduh layaknya perbincangan anak dan ayah itu, tak lepas dari kemenangan yang diraih pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor – Muhidin dalam PSU Pilgub tahun 2021 kemarin.

Berita Lainnya
1 dari 1.290

Paslon yang dikenal dengan jargon ‘Bergerak!’ itu memang merupakan kandidat yang diusung oleh Partai Golkar. Sehingga wajar, para petinggi partai hingga pengurus lainnya yang berkaitan dengan parpol dengan ciri khas warna kuning itu merasakan kebahagiaan.

Ia menambahkan, selain bertukar informasi, banyak pelajaran yang dipetik dari obrolan singkat dengan Taufik Effendie. Tak hanya masalah politik dan bisnis saja, namun juga bagaimana upaya untuk memajukan banua tercinta.

“Iya, kami saling bercerita tentang banyak hal. Mulai kisah jaman dulu, hingga cerita saat ini. Banyak ilmu yang didapat. Asalnya tidak tau, akhirnya kami jadi tau,” pungkasnya.

Sementara itu, HM Taufik Effendie yang juga pemilik Harian Kalimantan Post ini, mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kedatangan Ruly dan rombongan.

“Terimakasih sudah dikunjungi. Ini sebagai tanda yang muda menghormati orang yang lebih tua. Meski pertemuannya singkat, tapi banyak yang cerita yang diungkap,” ungkap beliau.

Salah seorang sesepuh dari dunia kejurnalistikan Kalsel itu juga memuji kemenangan yang diraih oleh Sahbirin Noor dan Muhidin. Menurutnya, meski terus menerima banyak fitnah, namun, Paman Birin tetap fokus dan bijak dalam menanggapi situasi.

“Beliau tetap tenang dan berhasil menang. Ini menunjukan martabat Paman Birin sebagai pribadi yang baik dan bijak sebagai pemimpin,” tuntasnya.(Opq/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya