Orangtua Siswa Resah Gegara Ada Guru Diduga Terpapar Covid-19

Banjarmasin, KP – Orangtua siswa di SMP Negeri 33 Banjarmasin saat ini tengah dibuat resah lantaran adanya kabar yang beredar adanya guru yang diduga terinfeksi Covid-19.

Salah satunya adalah melati (nama disamarkan), mengaku sangat khawatir karena adanya informasi yang tidak mengenakkan terjadi di sekolah yang beralamat di Jalan Komplek Permata Surya, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin itu.

“Soalnya ibu gurunya itu sempat ke sekolah dan berinteraksi juga. Dan yang kita khawatirkan siswa yang kemarin diajar, dan kita khawatir belajar luring atau PTM ini berbahaya bagi anak-anak,” ungkapnya melalui pesan singkat, Rabu (14/07) siang.

Menurutnya, jika benar kondisi itu terjadi, ia khawatir juga akan berdampak terhadap keluarga dari siswa-siswa di rumah

“Bisa saja kan anak-anak cuma pembawa saja karena daya tahan tubuhnya kuat. Tapi yang di rumah, orangtua khawatir. Apalagi yang sudah mempunyai penyakit bawaan,” jelasnya.

Dia pun berharap Pemko Banjarmasin meninjau ulang pelaksanaan PTM tersebut, terlebih seperti diketahui angka kasus Covid-19 di Banjarmasin semakin meningkat.

“Seharusnya ditunda dahulu selama masih ada Covid-19. Jenjang SMA dan di beberapa daerah lainnya juga belum berani melaksanakan PTM,” tandasnya.

Seperti diketahui, terhitung sejak Senin (12/07) kemarin, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Pendidikan (Disdik) resmi menggelar Pola Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Disdik, sekolah yang diperkenankan menggelar PTM hanyalah yang berada di zona hijau dan kuning sebaran Covid-19.

SMPN 33 Banjarmasin pun sejak Senin (12/7/2021) menggelar PTM yang diisi dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Berita Lainnya
1 dari 3.257

Dan pada hari kedua, dikabarkan bahwa salah seorang guru di SMPN 33 Banjarmasin ini terinfeksi Covid-19. Tak heran karenanya orangtua siswa pun merasa resah.

Terlebih kabarnya informasi adanya guru yang terpapar Covid-19 di SMPN 33 Banjarmasin ini sudah mulai tersebar di kalangan orangtua siswa

Sementara itu berdasarkan pantauan awak media, Rabu (14/7) siang SMPN 33 Banjarmasin sudah sepi. Tak terlihat ada aktivitas belajar mengajar.

Namun berdasarkan informasi yang dihimpun, siswa sempat masuk melakukan PTM khususnya mengikuti kegiatan MPLS.

Namun sayangnya saat awak media mencoba untuk menghubungi Syaiful yang menjabat sebagai Kepala SMPN 33 Banjarmasin, yang bersangkutan tidak bisa tersambung.

Sementara itu, Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengaku belum mendapatkan laporan ada guru yang terpapar Covid-19 di SMPN 33 Banjarmasin.

“Kita belum mendapat laporan, nanti akan kita cek,” katanya.

Lantas, bagaimana tindakan yang diambil jika memang benar ada guru di SMPN 33 Banjarmasin terpapar Covid-19?

Terkait hal itu, Totok mengaku pihaknya akan meminta guru yang bersangkutan untuk sementara menghentikan aktivitas PTM.

“Jika benar, akan kita minta tidak terlibat PTM,” pungkasnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya