Dinkes Banjarbaru Laksanakan Arahan Presiden Kendalikan Laju Kasus Covid-19

Banjarbaru,KP- Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait upaya mengendalikan laju kenaikan kasus Covid-19. Saat ini diumumkan jika ada 45 daerah yang menerapkan PPKM Level 4 dan 30 kabupaten/kota lainnya yang memiliki tingkat risiko tinggi agar segera mengambil langkah konkrit untuk mengendalikan laju kasus Covid-19.

Untuk itu setiap Kepala daerah dari 30 kabupaten/kota diminta untuk melakukan upaya mengendalikan laju kasus Covid-19 di wilayah masing-masing dengan tiga point arahan yang dimaksud adalah.

Pertama, melakukan penambahan kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19, melalui konversi paling sedikit 40 persen dari total kapasitas tempat tidur yang dimiliki rumah sakit di daerah.

Kedua, penyiapan fasilitas isolasi terpusat untuk menampung warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah guna mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Ketiga, aktif mengisi Sistem SIRS Online guna mendata ketersediaan tempat tidur di rumah sakit dan keperluan Oksigen untuk pasien Covid-19 di rumah sakit.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, mengatakan, untuk poin pertama Kota Banjarbaru sudah melebihi kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 melalui konversi paling sedikit 40 persen.

Berita Lainnya
1 dari 685

“Untuk melengkapi RSD Idaman Banjarbaru itu sudah tersedia 97 tempat tidur yang baik untuk ICU maupun untuk isolasi Covid-19. Jadi ini sudah lebih dari 40 persen sebagaimana yang diminta akan itu,”ujar dia.

Itu belum ditambah dengan keikutsertaan berapa rumah sakit milik TNI Angkatan Udara Syamsudin Noor, rumah sakit di Guntung Payung serta beberapa rumah sakit swasta lainnya.

Menanggapi poin kedua mengenai tempat isolasi terpadu di Kota Banjarbaru sementara ini dengan segala keterbatasanya berkoordinasi dengan Pemprov Kalsel menggunakan gedungnya.

“Kebetulan gedung milik pengprov yang menjadi isolasi terpadu itu berada di Banjarbaru, yaitu Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Banjarbaru dan gedung BPSDM,” jelasnya

Sedangkan poin ketiga, yang berkaitan dengan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) online RSDI Banjarbaru selalu rutin mengisinya.

“Itu tentang ketersediaan tempat tidur yang ada di RSD Idaman Banjarbaru, termasuk swasta dan tentang ketersediaan oksigen dan sebagainya,” tutupnya. (dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya