Kadinkes Nilai Petugas Makam Tak Perlu APD

Banjarmasin, KP – Keluhan petugas pemakaman yang seakan tak lagi diperhatikan nasib kesehatannya selama menjalankan tugasnya sebagai tukang kubur jenazah pasien Covid-19 akhirnya mendapat tanggapan oleh Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Saat ditemui awak media, Kepala Dinas Kesehatan (Kadonkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, petugas penggali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) milik Pemko Banjarmasin di Jalan A Yani Km 22 itu tidak lagi menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) khususnya baju hazmat.

Ia menilai, bahwa jenazah yang meninggal akibat terpapar Covid-19 sudah dikelola secara khusus di rumah sakit, sebelum dimasukan ke dalam peti.

“Jenazah Covid-19 sudah tidak akan menularkan penyakit lagi karena sudah dikelola khusus melalui pemulasaran yang dilakukan oleh petugas rumah sakit,” tegasnya pada awak media belum lama tadi.

Di sisi lain, Machli juga menjanjikan bahwa pihaknya akan memberikan pelatihan kepada petugas pengurus jenazah yang ada di kampung-kampung. Khususnya, dalam hal menangani jenazah Covid-19.

Bukan tanpa alasan. menurutnya, hal itu perlu dilakukan lantaran adanya laporan bahwa terdapat pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) telah wafat di rumah ketika.

“Jumlah yang wafat saat menjalani isoman itu ada satu atau dua orang. Saya belum memiliki data lengkapnya berapa. Intinya ada,” tukasnya.

Berita Lainnya

Tumbuhkan Kepemimpinan Pemuda Penggerak Masyarakat

Mobil BPK Wajib Laik Jalan

1 dari 3.561

Lebih lanjut. Ketika jenazah Covid-19 tak ditangani dengan benar, seperti halnya yang ditangani di rumah sakit, maka menurutnya potensi penularan Covid-19 bisa saja terjadi. “Akan kami latih nantinya,” janjinya.

Lantas, bagaimana dengan nasib petugas penggali kubur di TPU Pemko yang sudah menguburkan ratusan jenazah Covid-19?

Pasalnya, diwartakan sebelumnya, petugas penggali kubur di kawasan itu, diketahui sangat memerlukan vitamin, serta alat pelindung diri (APD).

Maklum, sejak awal pandemi, para petugas di sana lebih banyak memakamkan jenazah Covid-19.

“Di awal-awal pandemi, ada bantuan vitamin dan APD. Sekarang tidak ada lagi. Upaya menjaga kesehatan tubuh sekarang ini di tanggung sendiri,” keluh Ketua TPU Pemko Banjarmasin, Sabirin.

Menjawab hal itu, Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi meminta dinas terkait yang menangani TPU, yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin untuk mengajukan surat permohonan ke pihaknya.

“Ajukan saja ke kami. Tidak masalah, kami berikan vitamin khusus untuk mereka,” janjinya lagi. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya