Masyarakat Karya Unggang Minta Divaksin

Kasongan, KP – Masyarakat desa Karya Unggang Kecamatan Tewang Sangalang Garing (TSG) Kabupaten Katingan minta divaksin covid.

Demikian yang dikatakan Rudi Hartono, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan kepada sejumlah media, Minggu (15/8/2021).

Permintaannya ini menurut Rudi, disampaikannya kepada dirinya dan kepada sejumlah anggota dewan saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke dalam daerah, termasuk juga ke desa Karya Unggang kecamatan TSG, Jumat pagi (13/8) kemaren.

Dirinya bersama anggota dewan lainnya dalam kegiatan kunker tersebut menurutnya, selain mengunjungi Pustu, juga menemui masyarakat setempat dan sekaligus menanyakan langsung kepada mereka tentang belum atau sudahnya menjalani vaksinasi.

“Hampir semua masyarakat Karya Unggang menjawab belum,” kata Legislator parpol berlambang pohon beringin ini, meniru jawaban dari masyarakat setempat

Yang sudah menjalani vsksinasi di desa Karya Unggang, menurutnya hanya tenaga kesehatan (nakes) setempat dan para penjabat serta pelayan publik saja.

Berita Lainnya
1 dari 113

“Sedangkan masyarakatnya sebagian besar belum. Padahal masyarakat setempat sangat antusias untuk minta divaksin,” ujarnya.

Sehubungan dengan itulah dirinya meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat agar melakukan pendataan kepada masyarakat desa Karya Unggang yang bersedia untuk menjalani vaksinasi dari dosis pertama hingga dosis kedua.

“Ini penting, dengan tujuan untuk memutus penyebaran wabah covid di daerah kita,” akunya.

Adapun teknis pendataan masyarakat di desa tersebut, menurut mantan anggota PWI Kabupaten Katingan ini, tidak harus one by one tapi bisa dilakukan secara global. Misalnya, cukup Kepala Desa (Kades-nya) saja yang mendata dari rumah ke rumah, sambil mengumpulkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dan nomor HP masing-masing penduduk.

Kemudian, lanjutnya, Kades yang mengantar data tersebut ke Puskesmas TSG atau ke tempat yang sudah ditentukan. Begitu juga saat mengisi formulir, tidak usah masyarakat yang berbondong bondong datang ke Puskesmas. Tapi, cukup Kadesnya saja yang mewakili untuk mengambilnya. Kemudian, saat hari H diserahkan kembali ke Puskesmas.

“Cara ini untuk menghindari kerumunan yang akan berakibat tertularnya wabah covid,” pungkas anggota dewan asal dapil Katingan III yang meliputi wilayah kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini. (isn/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya