Tekan Kerumunan Vaksinasi
Ibnu Sina Segera Buka Vaksinasi Berbayar

Banjarmasin, KP – Kerumunan yang terjadi akibat kegiatan vaksinasi massal yang dijalankan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bekerjasama dengan unsur TNI-Polri telah menuai banyak kritikan.

Kerumunan warga yang terjadi di hari pertama pelaksanaan vaksinasi massal di GOR Hasanuddin rupanya belum dijadikan pelaksana sebagai pelajaran. Pasalnya, gelaran vaksinasi kedua yang dijalankan di tempat yang sama, masih diserbu warga yang ingin mendapatkan vaksin dosis kedua.

Dari informasi yang dihimpun, sejak pagi sekitar pukul 06.30 WITA, antrian warga sudah memadati gedung olahraga yang berada di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah tersebut.

Padahal sebelumnya pelaksanaan vaksinasi sudah diatur pemerintah Kota Banjarmasin bersama petugas Kepolisian dengan sistem shift.

Melihat hal bity, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina yang sempat memantau vaksinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, berkilah, pihaknya sudah membagikan 1.000 kupon untuk warga yang bervaksin hari Kamis ini saja.

“Ya harusnya yang datang hari ini adalah warga yang sudah dapat kupon untuk vaksin kedua dan datang sesuai jam yang sudah ditentukan dengan 5 shift tersebut,” ucapnya melalui pesan singkat, Kamis (5/8) siang.

Berita Lainnya

Bakal Ada Banyak Kursi dan Lampu Taman

1 dari 3.541

Menurutnya, penyebab penumpukan warga tersebut ada 2 yaitu. Yaitu warga yang datang mencari kupon untuk bervaksin di hari Jumat dan warga bervaksin yang datang lebih awal.

“Karena yang sudah punya kupon untuk vaksin kedua hari ini hampir semuanya datang lebih awal,” katanya.

Karena itu, untuk menanggulangi kerumunan agar tidak terjadi lagi, Ibnu mengaku bakal melakukan pembagian titik vaksinasi. Yakni di beberapa Puskesmas di Banjarmasin.

“Kita pastikan jika pasokan vaksin ini normal dan kita akan melaksanakan vaksinasi di Puskesmas dan fasilitas kesehatan masyarakat (Fasyankes) lainnya,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, lbnu mengklaim bahwa pihaknya juga telah menyampaikan kepada Menko PMK, agar vaksin gotong royong, dan vaksin berbayar segera diizinkan.

“Karena sudah banyak instansi, perusahaan dan individu yang mau vaksin sekalipun berbayar. Ini juga bisa membantu pemerintah mempercepat herd immunity,” harapnya.

Diketahui, dalam pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin bersama Polri tersebut menargetkan sebanyak 1.000 vaksin perhari. Pelaksanaan vaksinasi berlangsung sejak 4 Agustus sampai 6 Agustus 2021. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya