Tiga Pelaku “Gendam” Modus Tukar ATM Diringkus, Tindak pidana pencurian dengan pemberatan di beberapa lokasi Kalsel dan Kalteng

BANJARMASIN, KP – Tiga pelaku “Gendam” (Hipnotis) beraksi di wilayah Kalsel (Kalimantan Selatan) dan Kalteng (Kalimantan Tengah) dengan modus tukar kartu ATM diringkus.

Pelaku rata-rata berasal dari luar Provinsi Kalsel dan Kalteng.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel, Kombes Pol Hendri Budiman melalui Kasubdit 3 Jatanras, AKBP Andy Rahmansyah, Senin (27/9) membenarkan penangkapan terhadap tiga tersangka pelaku.

“Tiga pelaku gendam beriisial H, A dan S ini, ditangkap Tim gabungan,” tambah AKBP Andy Rahmansyah.

Ketiga tersangka diidentifikasi merupakan warga luar Kalsel, yaitu A warga Gresik, Jawa Timur, S warga Pare-Pare, Sulawesi Selatan dan H warga Garut, Jawa Barat.

“Mereka semua diamankan Polisi di dua lokasi yaitu di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin, Provinsi Kalsel pada Sabtu (25/9) lalu,” beber AKBP Andy.

Menurut dia, tiga pria itu diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan di beberapa lokasi termasuk di wilayah hukum Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar Kalsel dan sejumlah lokasi di Provinsi Kalteng.

“Banyak TKP (tempat kejadian perkara) di Kalsel dan Kalteng,” jelasnya lagi.

Penangkapan terhadap tersangka diawali dari penyelidikan gabungan Unit Resmob Polda Kalsel, Unit Resmob Polda Kalteng, Unit Resmob Polresta Palangkaraya, Unit Timsus Polresta Banjarmasin, Unit Resmob Polres Banjarbaru dan unit Resmob Polres Banjar.

Melalui penyelidikan serta berdasar keterangan korban dan rekaman CCTV, tim gabungan yang dipimpin Panit 1 Unit 2 Subdit 3 Dit Reskrimum Polda Kalsel, AKP Endris Ary Dinindra mengerucutkan area perkiraan keberadaan para tersangka.

Yakni di kawasan Kelurahan Sungai Sipai, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar.

Berita Lainnya
1 dari 1.540

Dari pengamatan, petugas mencurigai dua orang yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan.

Lalu memberhentikan dua orang tersebut di Jalan Veteran, Kelurahan Sungai Sipai, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar untuk dilakukan pemeriksaan.

Benar, dua orang tersebut merupakan tersangka A dan S.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah kartu ATM.

Saat diinterogasi, keduanya mengakui, kartu-kartu ATM tersebut merupakan bagian dari modus gendam yang mereka praktikkan terhadap korban.

Yaitu dengan menukar kartu ATM korban dengan kartu ATM lain.

Dari situ, petugas selanjutnya melakukan pengejaran terhadap satu tersangka lainnya berinisial H yang kabur ke arah Kota Banjarmasin.

Tak selang lama, petugas berhasil memetakan keberadaan tersangka H dan mengamankannya di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Sentra Antasari, Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Pekapuran Laut, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Dari pengungkapan tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini, Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti.

Termasuk di antaranya satu ATM BNI palsu, satu ATM BRI palsu, satu ATM BRI milik korban, uang tunai Rp10 juta, buku catatan berisi sederet nomor telepon.

Satu unit mobil jenis Sigra, dua unit handphone, uang Dollar Amerika palsi dan dua unit jam tangan mewah palsu.

Para tersangka dan barang bukti kini sudah dibawa ke Polres Banjarbaru untuk dilakukan penyidikan. (K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya