PELAIHARI, Kalimantanpost.com – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan raya lintas kabupaten. Sebuah bus Trans Banjarbakula terlibat tabrakan dengan satu unit truk box di Jalan A. Yani, Desa Gunung Raja RT 01/RW 01, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.
Akibat benturan yang cukup keras tersebut, truk box terdorong hingga terperosok ke dalam rawa di pinggir jalan.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh pihak kepolisian, peristiwa bermula saat Mobil Bus Mitsubishi Colt Diesel (Trans Banjarbakula) berwarna kuning-hijau motif batik dengan nomor polisi DA 7169 PN melaju dari arah Pelaihari menuju Banjarmasin. Bus tersebut dikemudikan oleh seorang perempuan, Nur Afifafakhira.
Sesampainya di lokasi kejadian—yang merupakan jalur lurus—bus tiba-tiba menabrak bagian belakang Mobil Truk Box Mitsubishi Colt Diesel warna kuning berspesifikasi nomor polisi DA 8446 JE yang dikemudikan oleh Ahmad Rif’ai. Saat itu, kedua kendaraan berada di jalur yang sama.
“Akibat benturan keras dari belakang, truk box tersebut terdorong hebat hingga keluar dari badan jalan dan masuk ke dalam rawa,” ungkap petugas di lapangan.
Pasca-tabrakan, bus Trans Banjarbakula mengalami kerusakan parah di bagian depan dengan kondisi kaca pecah dan bemper terlepas, sementara truk box ringsek pada bagian belakang akibat hantaman keras dan berakhir terendam di air rawa.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, satu orang penumpang bus dilaporkan mengalami luka ringan berupa luka robek pada tangan sebelah kanan. Korban langsung mendapatkan penanganan medis secara cepat.
Petugas Satlantas Polres Tanah Laut yang menerima laporan segera tiba di lokasi untuk mengamankan situasi, melakukan olah TKP, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat agar kembali lancar.
Kasat Lantas Polres Tanah Laut, Iptu Aditya Dikav, STrK, SIK, MH, menegaskan pihaknya saat ini masih mendalami kasus tersebut.
“Saat ini, Satlantas Polres Tanah Laut masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari peristiwa tersebut,” ujar Iptu Aditya Dikav.
Dirinya juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan yang melintasi kawasan Tanah Laut agar selalu waspada dan menjaga konsentrasi penuh saat berkendara.
“Kami mengimbau pengendara untuk selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan. Kecelakaan seperti ini kerap terjadi akibat kurangnya antisipasi. Ingat, keselamatan harus menjadi prioritas utama untuk meminimalisir risiko di jalan raya,” pungkasnya. (rzk/KPO-3)















