Boyong Perunggu Walau Tak Targetkan Medali

Jayapura, KP – Atlet angkat besi Kalimantan Selatan, Riska Nur Amanda terlihat terharu ketika menempati peringkat ketiga pada cabang angkat besi PON XX Papua, Rabu (6/10) siang.

Otomatis Riska berhak meraih medali perunggu di kelas 49 kilogram puteri, saat bertanding di Auditorium Uncen.

Riska hanya terpaut tiga kilogram angkatan dari peraih medali perak, Siti Nafisatul dan 12 kilogram dari peraih medali emas, Windi Cantika.

Pada angkatan Snatch, Riska berhasil menyelesaikan angkatan tertinggi 78 kilogram, sedangkan Windi Cantika menyelesaikan 97 kilogram, dan Siti Nafisatul menyelesaikan 77 kilogram.

Di angkatan Clean and Jerk, Riska Nur Amanda sukses membukukan angkatan 91 kilogram, pesaingnya Siti Nafisatul membukukan 97 kilogram, sedangkan Windi Cantika peraih emas membukukan angkatan 103 kilogram.

Berita Lainnya

Jabar tidak terkejar

1 dari 39

Keberhasilan ini disambut haru Riska, pasalnya, ia sendiri tak menyangka bisa menyumbang medali untuk Banua.

“Gak nyangka sih, sebelumnya gak nargetin apa-apa,” ucapnya sembari meneteskan air mata bahagia.

Sementara itu, pelatih angkat besi Kalsel, Mujiyanto juga mengucap syukur atas medali yang diperoleh.

Perolehan ini ia nilai membuktikan bahwa tanpa ada perhatian khusus dari Koni dan Dispora, mereka bisa meraih prestasi.

“Alhamdulillah lega, terimakasih atas dukungannya, kami cuma hanya bisa menyumbang medali perunggu, kami gak ditargetin, gak dapat uang saku, alhamdulillah kami bisa membuktikan,” aku Muji.

Riska menjadi satu-satunya atlet angkat besi Kalsel yang berlaga di multi event empat tahunan terbesar Indonesia. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya