APBD Banjarmasin 2022 Ditetapkan Rp 2,080 Triliun

Dibanding tahun anggaran , total APBD 2022 ini mengalami peningkatan dibanding 2021 yang ditetapkan Rp 1.942.325.655.535

BANJARMASIN, KP – Pemko bersama DPRD Kota Banjarmasin menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022.

Persetujuan bersama penetapan APBD tahun anggaran 2022 yang dituangkan dalam Perda itu disahkan dan ditandatangani Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina bersama pimpinan dewan dalam rapat paripurna DPRD Kota Banjarmasin, Selasa siang (22311/2021) kemarin.

Dalam rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Harry Wijaya SH MH dan dihadiri langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakil Walikota Arifin Noor ini , total APBD tahun anggaran 2022 ditetapkan sebesar Rp 2.080.584.472.610.

Dibanding tahun anggaran , total APBD tahun 2022 ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2021 yang ditetapkan sebesar Rp 1.942.325.655.535.

Seluruh APBD tahun 2022 tersebut bersumber dari penerimaan pendapatan sebesar Rp 1.787.769.906.903. Diantaranya terdiri Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp 387.525.607.732, Pendapatan Transfer sebesar Rp 1.093.550.943.621 ditambah sumber pendapatan lain yang sah.

Dalam postur APBD ini seluruh Belanja Daerah diproyeksikan Rp 2.080.854.472.610. Sedangkan pembiayaan daerah sebesar Rp 293.084.565.707.

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya menyatakan rasa optimisnya, dengan adanya peningkatan APBD tersebut diharapkan membawa dampak positif dalam rangka mempercepat ketinggalan pembangunan infrastruktur, maupun dalam upaya peningkatan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat Kota Banjarmasin.

Berita Lainnya
1 dari 3.926

Sementara fraksi dewan dalam pendapat akhirnya menyatakan dapat menyetujui ditetapkannya APBD tahun 2022 ini berharap, APBD dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat.

” Terutama recovery ekonomi pasca pandemi Covid-19,” kata Sekretaris Fraksi Restorasi Bintang Persatuan DPRD Kota Banjarmasin Ismail Iberahim.

Sementara Fraksi Partai Golkar menilai., APBD tahun 2022 memiliki keistimewaan karena merupakan tahun pertama penjabaran RPJMD dari pasangan Walikota Ibnu Sina dan Wakil Walikota Arifin Noor.

Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar Darma Sri Handayani menandaskan, pentingnya keterpaduan dan koordinasi dari seluruh SKPD dalam merealisasikan prioritas pembangunan yang telah dianggarkan dalam APBD.

Sebelumnya Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina dalam sambutannya juga mengatakan, bahwa permasalahan utama belanja daerah haruslah ditangani dan diselesaikan secara cermat dengan lebih mengutamakan skala prioritas.

Menyadari urgensi tersebut tandasnya , Pemko Banjarmasin terus berusaha mencermati dengan menginventarisir berbagai permasalahan dalam pengalokasian setiap kebutuhan belanja daerah yang menjadi skala prioritas.

Usai rapat paripurna Walikota Banjarmasin Ibnu Sina kembali menegaskan, dalam APBD tahun anggaran 2022 setidaknya ada empat program yang dijadikan skala prioritas.

Menurutnya empat program prioritas itu adalah pertama normalisasi sungai, kedua perbaikan infrastruktur pasca musibah banjir yang melanda kota Banjarmasin pada awal tahun 2021 ini.

“Dua masalah terakhir yang akan dijadikan prioritas adalah mempercepat penanganan pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19.” kata Ibnu Sina.(nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya