Gubernur Sugianto Sambangi Warga Terdampak Banjir di Tenda Pengungsian

Sugianto Sabran ingin memastikan sendiri kondisi di lokaasi sekitar banjir dan kesiapan tenda pengungsian warga. Gubernur beranjak dari rumah jabatan pukul 00.00 WIB, menuju ke wilayah Jalan Pelatuk II, kawasan Mendawai.

PALANGKA RAYA, KP — Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, melakukan pengecekan kondisi tenda pengungsian masyarakat terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kota Palangka Raya, Selasa (16/11).

Sugianto Sabran ingin memastikan sendiri kondisi di lokaasi sekitar banjir dan kesiapan tenda pengungsian warga. Gubernur beranjak dari rumah jabatan pukul 00.00 WIB, menuju ke wilayah Jalan Pelatuk II, kawasan Mendawai.

Di lokasi Gubernur bertemu Walikota Palangka Raya Fairid Nafarin yang juga melakukan pengecekan kondisi banjir dan pengungsian warga.

Kedua Kepala Daerah itu saling berkoordinasi untuk melakukan upaya penanganan dampak banjir serta kesiapan tenda pengungsian dan kesiapan dapur umum.

Saat meninjau Gubernur didampingi Plt.. Kalaksa BPBPK Prov. Kalteng Erlin Hardi dan pihak terkait Pemerintah Kota Palangka Raya. Di lokasi tenda darurat, Gubernurnmenyambangi warga terdampak banjir khususnya yang berada di tenda-tenda pengungsian, sembari berdialog untuk menyerap aspirasi warga.

Berita Lainnya

Nopember 2021, Kalteng Inflasi 0,28 Persen

Raperda APBD Kalteng 2022 Disetujui

1 dari 1.003

Kedua pejabat diskusi lapangan terkait penanganan dan kesiapsiagaan untuk membantu warga.Pihaknya juga mengarahkan BPBPK dan Dinas Sosial Provinsi untuk koordinasi dengan Kabupaten/Kota dalam upaya penanganan terhadap dampak banjir saat ini.

Diungkapkan Gubernur dan Walikota mendo’akan alam “semoga banjir ini cepat surut,” kata Sugianto di lokasi. Kemudian didampingi Erlin Hardi menuju SDN 1 Langkai, mengecek dan memastikan adanya sarana membantu warga di pengungsian sementara hingga menuju ke Pelabuhan Rambang, Jalan Riau, untuk mengecek kondisi di wilayah Jalan Kalimantan, Puntun dan sekitarnya.

Gubernur menghimbau warga untuk sabar dan menyatakan “Pemerintah berupaya melakukan penanganan dan bantuan secara cepat terhadap kondisi banjir saat ini,” ucapnya, seraya memberikan selimut kepada anak kecil yang tertidur pulas disamping ibunya.

Untuk diketahui, hujan yang terus mengguyur Kota Palangka Raya, membuat debit air sungai kahayan naik hingga air meninggi secara cepat. Di sejumlah wilayah di pinggiran bantaran sungai mulai terdampak banjir.

Tidak hanya di Kota Palangka Raya, juga di wilayah Katingan dan daerah lainya, dengan intensitas sedang serta cukup tinggi.

Pemerintah Kota Palangka Raya sendiri sudah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari kedepan.(drt/K-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya