Sudah Lima Tahun Usulkan Guru, Belum Juga Terpenuhi

Kasongan, KP – Sudah lima tahun usulkan sejumlah tenaga pendidik (guru) berbagai jenis skill, belum dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan, dalam hal ini Dinas Pendidikan setempat.

Hal ini dikatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Sugianto SH kepada sejumlah awak media, belum lama ini. “Sejumlah guru yang diusulkan dan belum terpenuhi dimaksud, diantaranya guru agama, bahasa Inggris, matematika, dan sejumlah guru lainnya,” sebut Sugianto, Selasa (23/11/2021).

Khusus untuk guru agama, matematika dan bahasa Inggris menurutnya sangat dibutuhkan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satu Atap. “Salah satu SMP yang membutuhkan adalah SMP Satu Atap di Kecamatan Petak Malai,” terang anggota dewan asal dapil Katingan III yang meliputi wilayah kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini.

Berita Lainnya
1 dari 608

Dia mengaku bahwa usulan pengadaan sejumlah guru di dapilnya itu sebenarnya selalu disampaikan setiap ada momen. “Salah satu momennya adalah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan oleh pihak eksekutif setiap tahunnya,” jelasnya.

Bahkan, lanjutnya, ditambah pula dengan hasil reses yang disampaikan oleh sejumlah legislator di DPRD setempat pada saat paripurna penyampaian hasil reses, namun tak pernah juga ada tanggapan serius dari dinas terkait. “Padahal, setiap kali dilaksanakan paripurna penyampaian hasil reses selalu didengar saja sejumlah kepala OPD terkait,” tuturnya.

Selanjutnya, khusus untuk guru agama, di SMP Satu Atap Kecamatan Petak Malai dan Katingan Hulu menurutnya sungguh dibutuhkan. Karena, guru agama bukan hanya untuk memberikan ilmu tentang keagamaan saja, melainkan juga memberikan ilmu tentang etika di sekolah dan di rumah tangga serta kepada orangtua. Sehingga guru agama di sekolah sangat dibutuhkan.

Sedangkan untuk guru bahasa Inggris, menurutnya seperti yang sering diminta oleh Bupati Katingan kepada semua siswa SMP, harus sudah bisa berbahasa Inggris baik gramer maupun kcompertation. “Tapi, bagaimana kita berharap siswa SMP harus sudah bisa berbahasa Inggris, sementara permintaan gurunya saja belum dipenuhi oleh Pemkab sendiri,” ujar legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. (Isn/K-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya