yang terlibat kecelakaan bukan merupakan rombongan Kementerian Lingkungan Hidup atau rombongan kegiatan W20
BANJARBARU, KP – Tabrakan beruntun terjadi di daerah Pulau Beruang Jalan A. Yani KM 29 Kelurahan Guntung Payung. Insiden itu mengakibatkan beberapa mobil mengalami kerusahan.
Rupanya dari beberapa mobil tersebut, ada mobil plat merah yang diduga merupakan iring-iringan untuk menghadiri acara di Tahura Sultan Adam.
Kasat Lantas Polres Banjarbaru, Iptu Eko Guntar Lumbanraja membenarkan insiden kecelakaan beruntun itu.
Namun Eko menegaskan jika kecalakaan tersebut bukan dari rombongan KLHK RI maupun rombongan dari kegiatan W20.
“Kendaraan yang terlibat kecelakaan bukan merupakan rombongan Kementerian Lingkungan Hidup atau rombongan dari kegiatan W20,” tegasnya.
Dijelaskan kronologi Kejadian berawal roda empat Mitsubishi Pajero warna silver bernopol DA 798 TA yang dikemudikan oleh Deni Tomasil menabrak kendaraan di depannya.
Kemudian dari belakang ditabrak sebuah Mitsubishi Pajero lain warna hitam DA 1019 RPS yang dikemudikan oleh Eta Yuni Prasetiani.
Mobil yang dikemudikan Eta Yuni Prasetiani juga ditabrak dari belakang oleh Toyota Innova warna hitam DA 1829 PN yang dikemudikan oleh Ahmad Yuriani.
Kecelakaan beruntun tak hanya melibatkan tiga mobil itu, masih melibatkan mobil Toyata Hilux warna hitam DA 8529 PS yang dikemudikan oleh Syaiful Rahman. Kemudian mobil di belakang ada Toyota Avanza hitam noppl D 1087 QH yang dikemudikan oleh Donny Prasetyo ikut menabrak, dan ditabrak lagi oleh Toyota Innova berwarna abu-abu metalik DA 666 R yang dikemudikan oleh Juari.
Sementara dalam rombongan juga ada mobil roda empat lainya yakni Toyota Hiace biru DA 7059 PM, Hiace biru DA 7086 PM dan Mitsubishi Pajero silver DA 798 RA meneruskan perjalanan karena tidak terlibat dalam kecelakaan beruntun.
Sementara lima mobil yang terlibat kecelakaan berhenti di TKP karena mengalami kerusakan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan. (dev/K-4)















