Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

“Jangan Rusak Kesucian Ramadan dengan Tawuran Remaja”

×

“Jangan Rusak Kesucian Ramadan dengan Tawuran Remaja”

Sebarkan artikel ini
5 tawuran 2klm
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. (KP/Zakiri)

Banjarmasin, KP – Tawuran yang terjadi di Jalan Simpang Anem, Kelurahan Kuin Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat pada Jumat (17/4) dini hari yang lalu juga memantik perhatian Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

“Infonya ini tawuran antar remaja yang terjadi saat ‘bagarakan’ sahur akibat ada yang merasa terganggu dengan aktivitas ini,” ucapnya kaget saat ditemui awak media di sela penyerahan bantuan korban kebakaran di Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Rabu (20/4) siang.

Kalimantan Post

Dia pun mengimbau, warga Banjarmasin bisa menjaga ketentraman agar kekhusyukan suasana ibadah di bulan suci Ramadan, tidak tercemar dengan aksi tercela seperti tawuran.

“Silahkan ‘bagarakan sahur’ tapi tetap tertib dan jangan sampai orang lain merasa terganggu. Jangan sampai Ramadan ini terkotori dengan aktivitas negatif, apalagi sampai tawuran yang menimbulkan korban,” sebutnya.

Terkait itu, Pemko bakal melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum dan keamanan di Kota Banjarmasin untuk bisa menekan resiko terjadinya aktivitas seperti ini. “Tujuannya tentu agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” tandasnya.

Sebelumnya, peristiwa tawuran atau penyerangan yang dilakukan oleh remaja yang masih dibawah umur itu viral di media sosial.

Informasi tersebut dibagikan oleh akun instagram @dka_augst. Dalam story Instagramnya, ia menceritakan bahwa 20 orang menerobos masuk ke pekarangan rumah lalu menyerang pemiliknya dengan menggunakan sajam tanpa motif.

“Jadi begini ceritanya kami lagi santai di teras rumah. Sekitar jam 3 pagi menunggu waktu sahur tiba-tiba segerombolan pemuda melintasi rumah saudara saya, tanpa motif tiba-tiba menyerang kami dengan menerobos pekarangan rumah dengan rata rata menggunakan senjata celurit parang dan tombak,” tulis akun @dka_augst.

“Diperkirakan jumlah orangnya ada sekitar 20 orang dan akibat dari serangan tsb salah satu teman kami kena luka bacok di bagian tangan, kepala dan wajah,” ujarnya.

Baca Juga :  Polri Bersama Kemenhaj akan Berantas Haji Ilegal dalam Satgas Haji

Ia mengaku beruntung ada anggota polisi yang menolong saat kejadian tersebut.” Karena jika tidak ditolong polisi mungkin kami sudah dimakamkan sekarang,” ujarnya.

“Alhamdulillah 2 orang yg diduga pelaku sudah diamankan dan semoga sisanya bisa ditanghap agar tidak ada korban yg selanjutnya , dan buat teman teman yg sering keluar malam harap lebih hati hati,” lanjutnya.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat Ipda Hendra Agustian Ginting menjelaskan, kejadian tersebut berawal kejadian pada 17 April 2022 di Gang Pusara.

Disana, ia membeberkan, ada bagarakan sahur, namun ada yang merasa terganggu dengan caranya kemudian ada menegur.

“Tersinggung karena ditegur akhirnya terjadi penyerangan, selesainya bukan malah melapor ke polisi yang bersangkutan di hari yang sama malah membawa teman teman dan terjadilah penyerangan di Simpang Anem,” ungkapnya.

Kanit Reskrim mengungkapkan, para pelaku dalam peristiwa ini semua masih di bawah umur.

“Karena masih anak di bawah umur semua, jadi sementara kami berlakukan wajib lapor,” ungkap Ipda Hendra Agustian Ginting.

Ia juga mengingatkan agar tetap jaga situasi tetap kondusif terutama di bulan ramadhan yang suci ini.

“Apabila ada hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas maka segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian,” pungkasnya. (kin/K-4)

Iklan
Iklan