Kuala Kapuas, KP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Lawin, mempertanyakan pemindahan pelaksanaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten dari Kecamatan Kapuas Kuala ke Kecamatan Selat.
“Perpindahan rencana lokasi MTQ tingkat Kabupaten Kapuas di Lupak, Kecamatan Kapuas Kuala, ada apa?, sehingga dipindahkan,” kata Lawin, di Kuala Kapuas, Selasa (5/4).
Hal ini dipertanyakannya, terkait ada laporan masyarakat mapun pemerintah kecamatan di daerah setempat kepada dirinya, bahwa pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Kapuas yang dipusatkan di Lupak, Kecamatan Kapuas Kuala dialihkan lokasi pelaksanaannya di wilayah Kecamatan Selat, Kota Kuala Kapuas.
“Saya menerima laporan bahwa pihak pemerintah kecamatan sudah membangun panggung untuk kegiatan tersebut, bahkan sudah disiapkan dan dibangun panggung untuk kegiatan itu,” katanya.
Sebenarnya, lanjut Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kapuas ini, bahwa Pemerintah Kecamatan Kapuas Kuala sudah mempersiapkan lokasi dengan baik.
Tiba-tiba, sambungnya, lokasi MTQ tingkat Kabupaten Kapuas di Lupak sudah dipindahkan yang kedua kalinya, yang dulu direncanakan di Kecamatan Pulau Petak.
“Ada apa, sehingga dipindahkan berkali kali,” tanyanya.
Politisi dari partai Hanura ini, sangat menyayangkan keputusan LPTQ Kabupaten Kapuas memindah lokasi pelaksanaan kegiatan MTQ, jika memang kegiatan itu benar dipindah. Karena, dampaknya bagimana dengan nasib panggung yang sudah dibangun oleh pemerintah kecamatan setempat.
“Apabila memang benar dipindah, sebaiknya mendapat perhatian bersama bagaimana nasib panggung yang sudah dibangun pemerintah kecamatan,” katanya.
Terpisan, Camat Kapuas Kuala, Inop membenarkan bahwa pelaksanaan MTQ di Kecamatan Kapuas Kuala, memang dipindahkan sesuai dengan rapat LPTQ Kabupaten Kapuas.
Dijelaskannya, bahwa alasan dipindahkannya lokasi MTQ oleh LPTQ Kabupaten Kapuas, karena terkait anggaran yang akan disampaikan hanya Rp. 400 juta, sedangkan pelaksanaannya rencana anggaran mencapai 1 Miliyar rupiah.
“Berdasarkan pertimbangan tersebutlah menjadi alasan pelaksanaan MTQ kabupaten itu dipindahkan,” demikian Inop. (Al)















