BANJARMASIN, KP – Sebanyak 64 atlet potensial Kalimantan Selatan, mengikuti pelaksanaan tes fisik yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel di GOR Hasanuddin Banjarmasin, Sabtu (6/4)tadi.
Analis Keolahragaan Bidang Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel, Rizal Hamid mengutarakan bahwa tes ini diikuti oleh para atlet Pelatprov (Pelatihan Provinsi) dari 10 cabang olahraga unggulan Pra PON 2023.
Cabor-cabor tersebut adalah gulat, biliar, pencak silat, tinju, dayung, angkat besi, karate, kempo, menembak dan atletik.
“Latihan fisik ini menerapkan metode VO2 Max untuk mengukur stamina dan kesiapan para atlet, dalam melaksanakan latihan serta menghadapi pertandingan di Pra PON,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rizal mengutarakan bahwa ini merupakan tes pertama dan kedepannya akan menggunakan metode berbeda.
“Ini tes pertama di tahun ini, Insya Allah ke depan akan digelar lagi dengan metode berbeda, di antaranya dengan latihan di Kiram Kabupaten Banjar dalam bentuk outbond ataupun latihan lainnya,” jelasnya.
Dalam tim penguji, tim Dispora berkolaborasi dengan KONI dan Perkumpulan Pelatih Fisik Indonesia (PPFI).
Hasil dari pelaksanaan tes fisik tersebut, lanjutnya, akan diberikan kepada pelatih cabang olahraga masing-masing sehingga mengetahui sejauh mana kondisi fisik atlet mereka.
Dengan mengetahui kondisi fisik setiap atletnya, para pelatih diharapkan mampu meningkatkan kemampuan fisik atletnya tersebut.
Salah satu peserta tes, Arbainsyah turut mengapresiasi langkah Dispora Kalsel dalam Pelatprov.
“Program-programnya sangat bagus, terutama untuk mengembalikan kondisi atlet seperti saya yang masih belum prima setelah Sea Games kemarin,” ujar pegulat peraih medali emas PON XX Papua yang mssuk dalam tim gulat Indonesia di SEA Games Vietnam tahun 2022. (nfr/k-9)















