Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tanah Bumbu

P3AP2KB Tanbu Gelar Pertemuan Percepatan Penurunan Stunting

×

P3AP2KB Tanbu Gelar Pertemuan Percepatan Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini
hal 12 Tanbu 25 klm 3
PERTEMUAN – Percepatan penurunan stunting dilakukan P3AP2KB Kabupaten Tanah Bumbu. (KP/Ist)

Batulicin, KP – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten tanah Bumbu menggelar pertemuan percepatan penurunan stunting pada Kamis,16/6.2022.

Ketua TP2S yang juga Ketua TP PKK Tanah Bumbu Hj. Wahyu Windarti Zairullah dalam sambutannya mengatakan, sangat berterimakasih atas usaha keras yang dilakukan TP2S terkait Stunting.

Kalimantan Post

Dia menginginkan Tanah Bumbu bisa menjadi urutan paling tidak kedua, kalau bisa diposisi pertama.

“Kalau bisa Tanah Bumbu berada di urutan pertama, paling tidak urutan ke dua,” ujar Ketua TP PKK Tanah Bumbu Hj. Wahyu Windarti Zairullah. Sebelumnya,

Kepala Dinas P3AP2KB Tanbu, Hj. Narni, menyampaikan pertemuan ini sekaligus membicarakan persiapan penilaian evaluasi Tim Koordinasi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting (KP2S), Rencananya akan dilaksanakan hari Senin 20 Juni 2022 mendatang.

Selain membicarakan persiapan penilaian, Hj Narni juga mengatakan dipertemuan ini membahas tentang pelaksanaan evaluasi Aksi 1 s.d 4 yang harus sudah di input ke sistem Kementerian Dalam Negeri, tetapi belum semua SKPD bisa menyelesaikan.

“Kami juga mensosialisasikan dan mengenalkan selain tim TP2S, ada juga tim Audit Stunting. Nanti tim audit stunting ini kita akan membahas secara berkala empat kali setahun,” ungkapnya.

Status kasus stunting yang ada dari puskesmas, kasus ini merupakan hasil temuan tim pendamping keluarga yang akan diangkat ke tingkat kabupaten untuk dibahas.

Ia mengungkapkan apa penyebab langsung dari kasus stunting yang terjadi pada anak-anak. Apalagi kasusnya bervariasi di suatu daerah dengan karakteristik masalah yang berbeda pula. Narni berharap Ketua TP2S bisa memberi arahan ke masing-masing elemen, sekaligus dukungan kepas tenaga teknis di Puskesmas, sehingga kasus stunting di wilayah Tanah Bumbu bisa turun sampai 14 persen sesuai target yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk tahun 2024.

Baca Juga :  Pemkab Tanbu Ikuti Validasi Hasil Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah

Sekedar diketahui, kasus stunting di Kabupaten Tanah Bumbu termasuk kategori rendah, dengan percepatan penurunan diurutan ketiga di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. (han)

Iklan
Iklan