Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Persiapan Kejurnas Shotokai 2022 Karateka Jalani Pemusatan Latihan

×

Persiapan Kejurnas Shotokai 2022 Karateka Jalani Pemusatan Latihan

Sebarkan artikel ini
13 2klm rudy siswantoro jpg
RUDY SISWANTORO : Dampingi Gubernur Paman Birin. (Kp/nafarin fauzy)

BANJARMASIN, KP – Shoto-kai Kalimantan Selatan mempersiapkan sejumlah atlet terbaiknya, berpotensi untuk ikut di ajang Kejuaraan Nasional Shoto-kai di Surabaya pada akhir Juli tahun 2022 nanti.

Tahun ini Shoto-kai Kalsel melalui Pengurus Kota Banjarmasin sudah memiliki atlet yang bakal diterjunkan.Mereka terdiri dari berbagai dojo di antaranya Dojo Belitung dan Dojo Polresta Bhayangkara.

Kalimantan Post

Ketua Shoto-kai Banjarmasin, Dr. Rudy D. Siswantoro, M. Si mengatakan karateka yang disiapkanmemusatkan atlet-atlet yang berpotensi.

Mereka difokuskan dalam training center (TC) dibawah kepelatihan Sepriyani Ina Tokan, S. pd (Dan III) dan Sempai Juniansyah (DAN II) yang selalu dimonitor dan arahan dari Ketua Shotokai Banjarmasin Rudy D Siswantoro.

“Agar lebih terfokus latihan mereka dikumpulkan di pemusatan latihan,” kata Rudy.

Pemusatan latihan untuk para atlet Shoto-kai untuk Kejurnas difokuskan di Gedung Chandra Banjarmasin.

Pelatih Sempai Sepriyani Ina Tokan menambahkan adapun program latihan yang sudah dibuat dirinya ada beberapa fase.

“Ada regeneration, low sampai high, jadi atlet harus di siapkan dulu agar mampu menerima beban latihan seperti adaptasi anatomi tubuh dan lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sepriyani mengatakan bahwa para atlet akan dimasukkan ke program fisik, setelah fisik terbentuk akan masuk ke bagian basic atau dasar sesuai kategori yang diikuti.

“Tidak cukup itu saja nutrisi pun dikelola sebaik mungkin demi keberhasilan suatu prestasi anak didik kami,” kata Sepriyani.

Pelatda ini nantinya akan dijadikan media untuk mencetak atlet-atlet yang dapat diperhitungkan di daerah maupun nasional.

Atlet Pelatda juga dididik bukan hanya bagaimana cara menjalankan program namun kedisiplinan dan attitude mereka juga dibina.

“Menurut saya untuk membentuk mental juara tidak cukup hanya pelatih yang hebat tapi bagaimana si anak menerima dan menjalankan dengan semangat juang yang tinggi,” pungkasnya. (nets/nfr/k-9)

Baca Juga :  Final Liga Champions Antara PSG Versus Arsenal, Enrique Akui akan Berjalan Berat

Iklan
Iklan