Farida Arianti Cemerlang Rebut 2 emas 1 perak di Kejurnas Akuatik 2022

Farida Arianti, dari Perkumpulan Renang Pelindo Banjarmasin, tampil cemerlang merebut 2 medali emas dan 1 perak di Kejurnas Akuatik 2022 di Jakarta.

Jakarta, KP – Perenang putri asal Banjarmasin, Farida Arianti tampil cemerlang di Kejuaraan Nasional Akuatik 2022 di Jakarta, dengan merebut 2 medali mas dan 1 medali perak.

Informasi dari Sekretaris PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) Kalsel, H Mukhlis Muchtar , Kamis (4/8/2022) kemarin, Farida Arianti yang mewakili Kalsel di kelompok Renang Antar Master, merebut medali emas dari nomor 50M Gaya Punggung dengan waktu tempuh 36.20 dan 50M Gaya Kupu-kupu (35.75). Dan medali perak dari nomor 50M Gaya Bebas (31.81).

Prestasi yang diukir Santy, sapaan akrab Farida Arianti yang anggota Perkumpulan Renang Pelindo Banjarmasin tersebut, kata Muchlis, terbilang luar biasa, karena harus bersaing menghadapi perenang-perenang tangguh dari berbagai kota di Indonesia, juga sudah berpengalaman tampil di kancah renang nasional, jelasnya.

‘’Alhamdulillah, dengan semangat juang yang tinggi, Farida mampu menorehkan prestasi merebut 2 emas dan 1 perak,’’ lanjut Muchlis yang biasa disapa Papi Ulis ini.

Farida Arianti yang telah lama malang melintang di dunia renang, dan akan tampil membela kota Banjarmasin pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), diharapkan bisa menjadi inspirasi dan dorongan semangat bagi perenang-perenang muda di banua ini, pungks Muchlis.

  • Prestasi Loncat Indah

Tim loncat indah Kalsel di Festival Akuatik Indonesia 2022 di Jakarta, kembali menunjukan ukiran prestasi luar biasa. Bertanding sejak 30 Juli hingga 2 Agustus di Akuatik Stadium Gelora Bung Karno, Siti Kinasih dan empat peloncat Banua lainnya rebut 6 emas, 1 perak, serta 3 perunggu.

Berita Lainnya
1 dari 713
loading...

Keenam medali emas masih diperoleh oleh peloncat indah wajah lama, yakni Siti Kinasih dan Muhammad Fadil.

Kinan yang turun di kelompok umur A, menyapu bersih semua nomor dengan turun di papan 1 meter, 3 meter, serta nomor menara.

Sedangkan tiga emas lainnya disumbang Muhammad Fadil yang juga memapas habis ketegori kelompok umur A putera dengan turun di nomor 1 meter, 3 meter, dan juga nomor menara.

“Nomor-nomor yang masih kita dominasi emasnya masih di kelompok umur A, tetapi peserta lain seperti dari daerah Sumsel, Jabar, Sumbar juga tak kalah bagus” kata pelatih loncat indah, Dwi Mariastuty.

Sementara itu saat turun di kategori terbuka, Siti Kinasih juga sukses menyabet satu perak di nomor menara.

Ia harus terpaut satu peringkat dari kompetitornya asal Jawa Timur, Gladies Larisa Garina yang pada PON lalu sukses menyabet medali emas.

“Selisih nilai rata-rata sekitar 0,82. Rata-rata Gladies 6,10 sedangkan kinan 5,28” kata Dwi.

Tak hanya emas dan perak, tim loncat indah Kalsel juga mengantongi medali perunggu. Lagi-lagi diperoleh Siti Kinasih di nomor terbuka papan 1 meter dan tiga meter puteri, serta Muhammad Akbar Tawakkal Lee yang mendapat perunggu di nomo KUA papan 1 meter putera. (nets/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya