Martapura, KP – Pemkab Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) menggelar Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Kelompok Pemanfaat dan Pemeliharaan (KPP) dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), di Hotel Roditha Banjarbaru, Senin (12/12).
Sosialisasi dibuka Bupati diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah yang menyampaikan, sosialisasi tersebut salah satu upaya Pemkab Banjar untuk penurunan angka stunting, yakni mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
”Kesehatan salah satu komponen penting kehidupan, selain menjadi kewajiban individu, juga untuk menciptakan masyarakat dan lingkungan sehat,” ujarnya.
Dikatakannya, untuk menjadikan individu masyarakat dan lingkungan sehat, diantaranya dengan ketersediaannya sarana air limbah, toilet individu atau komunal.
Ia menambahkan, sejauh ini Pemkab Banjar telah berhasil membangun sarana prasarana sanitasi sebanyak 5.268 unit dan akan ditindak lanjuti dengan penyedotan limbah tangki septik secara berkala sesuai petunjuk teknis (Tangki Septik Fabrikasi) agar terpelihara dan dapat dimanfaatkan dengan baik.
Kasi Penyehatan Lingkungan Permukiman Dinas PUPRP Andri Yunan Pratama menambahkan, esensi sosialisasi guna mengurangi pencemaran lingkungan yang disebabkan limbah domestik (tinja) yang merupakan sumber berbagai penyakit menular, seperti diare, disentri, tipus.
”Selain itu juga untuk memberikan pemahaman kepada KPP dan Bumdes terkait prinsip Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). Salah satu tujuan sosialisasi agar tinja mempunyai nilai ekonomis dan hasil dari pengolahan lumpur dapat dijadikan pupuk dan kompos,” pungkasnya.
Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalsel Dody Darsono, BLUD Intan Hijau dan dari Dinas PUPRP Banjar Hamidhan Nooryansyah. Hadir para Camat, Pambakal, KKP, Bumdes, LSM. (Wan/K-3)















