Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Pecat Tiga ASN

×

Pemko Banjarmasin Pecat Tiga ASN

Sebarkan artikel ini
Hal 9 1 KLm Totok Agus Daryanto
Totok Agus Daryanto

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKD Diklat) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, sikap tegas itu sudah melalui prosedur dan yang bersangkutan sudah diberikan pembinaan

BANJARMASIN, KP – Lama tak masuk kerja dan terjerat kasus narkoba, tiga Apartur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terpaksa dipecat.

Kalimantan Post

Tetapi sebelum dilakukan pemecatan dilakukan pembinaan. Namun kasus disiplin ASN itu merupakan sudah tak bisa dilakukan pembinaan lagi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKD Diklat) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, sikap tegas itu sudah melalui prosedur dan oknum yang bersangkutan sebelumnya diberikan pembinaan.

Karena belum menunjukan etiket baik, hal itu berkelanjutan sehingga keluar SK pemberhentian. Meksipun demikian, Totok mengakui SK yang dikeluarkan masih secara hormat. Dan ASN yang baru diberhentikan itu dikategorikan pelanggaran berat.

“ASN yang diberhentikan itu kasus narkoba dan tidak masuk kerja. Dua orang di tahun 2022 dan baru ini ada satu orang tahun 2023. Yah mau apalagi sebenarnya kita juga sudah melakukan pembinaan,” katanya belum lama ini.

Totok menceritakan, sebenarnya tahun 2022 lalu ada sebanyak enam ASN yang tersandung kasus narkoba. ASN yang bersangkutan pun kemudian dimasukkan pembinaan dan menjalani rehabilitasi.

Terhadap enam orang ini, BKD sambil memberikan pembinaan dengan sanksi turun jabatan. Kemudian rencananya per enam bulan akan dilakukan asesmen kembali.

Diperjalanan, ternyata satu diantaranya tidak menunjukan perubahan dan mengulangi kasus yang sama. Sehingga pihaknya melakukan sikap tegas.”Jika terbukti masih saja. Maka akan kami berikan sanksi berat hingga pemecatan,” ujarnya

Kasus narkoba bisa menyerang siapa saja termasuk ASN dan Totok tak menampik itu. Kendati untuk menanggulangi penyalahgunaan narkoba di lingkungan ASN ia bersama BNN dan Kesbangpol melakukan sosialisasi dan melakukan tes urine.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Masjid At-Taubah, Pemko Tegaskan Komitmen Layanan Gratis untuk Warga Miskin

“Setiap tahun kita jadwalkan sedikitnya ada sekitar 2 ribu ASN tes urine dan tahun kemarin hampir 2 ribu dan 6 orang yang terbukti penguna narkoba,” tutupnya. (nau/K-3)

Iklan
Iklan