Banjarmasin, KP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin menyebutkan 9 Kelurahan terdampak kabut asap akibat maraknya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Barito Kuala dan Banjar.
Dari data per 1 Oktober 2023 ini, tercatat 3 Kecamatan dan 9 Kelurahan telah terdampak kabut asap.
Untuk Kecamatan Banjarmasin Utara, dampak kabut asap dirasakan di Kelurahan Sungai Andai dan Kuin Utara yang berbatasan dengan Kabupaten Barito Kuala.
Selanjutnya, Untuk Kecamatan Banjarmasin Selatan, meliputi kelurahan Tanjung Pagar, Pemurus Dalam, Basirih Selatan, Kelayan Timur dan Pekauman, yang semuannya berbatasan dengan Kabupaten Banjar.
Berikutnya, Untuk Kecamatan Banjarmasin Timur yang berbatasan dengan Kabupaten Banjar meliputi kelurahan Sungai Lulut dan Banua Anyar.
Kepala BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thambrin mengatakan Kota Banjarmasin menjadi terdampak dari kebakaran hutan dan lahan dari kabupaten-kota di sekeliling Kota Banjarmasin.
Sembilan kelurahan yang terdampak ini lebih daripada letaknya yang berbatasan dengan banyaknya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Banjar dan Barito Kuala.
“Untuk arah angin kita tidak tahu dan tidak bisa menebak untuk arah kabut asap kiriman, kelurahan-kelurahan ini menjadi paling terkena dampak kabut asap” kata Husni Thambrin.
Menurutnya kebakaran hutan dan lahan sangat kecil di Kota Banjarmasin, yaitu 200 hingga 300 meter persegi, tidak terlalu besar dan cepat diatasi.
Jumlah titik kebakaran telah mencapai 31 titik, mulai dari tanggal 26 Juni hingga 2 Oktober 2023 dengan luas mencapai 5,1 hektar.
Sebagai langkah mitigasi, BPBD Kota Banjarmasin bakal membagikan masker dan vitamin kepada warga yang terkena dampak kabut asap, dengan prioritas kepada relawan pemadam kebakaran, pegawai BPBD dan warga yang mengalami kabut asap pekat.(mar/K-3)















