Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
BanjarmasinTRI BANJAR

Kompleks Perumahan Bertambah, TPS di Kota Banjarmasin Over Kapasitas

×

Kompleks Perumahan Bertambah, TPS di Kota Banjarmasin Over Kapasitas

Sebarkan artikel ini
SAMPAH- TPS3R HKSN menjadi salah satu TPS yang overload sehingga sampah sampai meluber ke jalan raya. (KP/Mardianto )
Alive Yoesfah Love

Banjarmasin, KP – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love mengatakan sejumlah TPS (Tempat Pembuangan Sampah) telah mengalami over kapasitas atau disebutnya overload.

Penyebab TPS ini mengalami over kapasitas akibat meningkatnya jumlah kompleks perumahan sehingga jumlah sampahnya tidak mampu ditampung atau diolah di TPS.

Alive Yoesfah Love menyebutkan sedikitnya ada 2 buah TPS yang sudah mengalami over kapasitas yaitu TPS di HKSN dan TPS di Jalan Cemara.

Untuk TPS di HKSN akibat banyaknya kompleks perumahan yang membuang sampah di satu lokasi saja membuat proses pengangkutan sampah harus dilakukan hingga siang hari.

Sementara, TPS di Jalan Cemara merupakan TPS3R yang produksi sampah dari warga jauh diatas kemampuan pengolahan sampah sehingga menumpuk hingga ke jalan.

Untuk mengatasi TPS yang sudah over kapasitas ini adalah mengalihkan penampungan ke TPS sekitarnya sambil meningkatkan kapasitas TPS3R dalam mengolah sampah.

“Untuk TPS yang overload sebenarnya ada banyak, karena ada penambahan perumahan semakin banyak, tapi lahan untuk TPS tetap kecil” kata Alive Yoesfah Love.

“Pembenahan akan kita berlakukan secara perlahan dan bertahap” tambahnya.

Dirinya berharap agar kompleks-kompleks perumahan secara aktif untuk membangun TPS3R sehingga persoalan sampah bakal selesai di kompleks pemukiman.

Sementara, untuk pencegahan TPS liar, pihak DLH bakal lebih memberdayakan paman gerobak melalui Program Surung Sintak yang telah diluncurkan pada tahun 2023 lalu.

Saat ini tercatat 13 kelurahan yang telah menjalankan Program Surung Sintak diantaranya kelurahan Pekauman, Sungai Lulut, Belitung Selatan, Murung Raya, Mawar dan Sungai Andai.

Rata-rata melayani sekitar 10 hingga 15 gerobak per hari, sementara untuk Kelurahan Veteran dan Sungai Andai bahkan melayani lebih dari 20 hingga 25 gerobak per hari.(mar/K-3)

Iklan
Baca Juga:  Sudah Pulangkan Belasan Warga TerlantarPaling Banyak dari NTB
Iklan