Puncak Milad ke-111 Muhammidiyah Kalsel Datangkan Ustadz Bachtiar Nasir dan Bendahara Umum PPM H Hilman Latief

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Puncak peringatan milad ke-111 Muhammadiyah Kalimantan Selatan yang akan digelar di halaman Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (13/1/2024), akan mendatangkan ustadz terkenal Bachtiar Nasir, LC, MM dan Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM), Prof. H Hilman Latief, MA.

“Rencananya ustadz Bachtiar Nasir dan Bendahara PPM besok,” kata Ketua Pelaksana peringatan puncak Milad ke-11 Muhamadiyah di Kalsel, Muhtar Ahmadi, S.Pd.MM, Kamis (11/1/2024).

Ditambahkan dia, ustadz Bachtiar Nasir yang sering sering mengkaji dan mendalami Ilmu-Ilmu Al-Quran ini akan memberikan tausiah di akhir acara.

“Sebelumnya kita akan menampilkan berbagai acara dari talent anak-anak Muhamadiyah mulai penampilan pencak silat tapak suci, tarian, drumband serta pertinjukkan biola dari anak-anak sekolah Muhammadiyah,” ujarnya.

Dengan kemasan cukup menarik dan diakhiri tausiah dari ustadz Bachtiar Nasir, lanjut Ahmadi, diharapkan bisa ‘memuaskan’ tamu undangan yang hadir dan acara bisa seperti Muktamar.

Menurut dia, meriahnya acara membuat warga perserikatan Muhammadiyah dari daerah antusias datang. Bahkan dari daerah ada yang hadir sekitar 500 orang, sedangkan warga Muhammadyah di Banjarmasin yang hadir lebih 2.000 orang.

“Keterbatasan tempat, kami hanya bisa menyediakan 3.000 kursi saja. Kita berharap masyarakat hadir memakluminya nanti,” ucap Ahmadi.

Selain itu, lanjut Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan ini, Majelis Lingkungan Hidup sudah menyiapkan peralatan penanganan sampah yang langsung dipisah dibantu angkatan muda Muhammadiyah dan Pelajar Muhammadiyah.

“Selesai acara selesai juga pemisahan sampah, sehingga tempat acara bersih seperti ssmula,” janjinya.

Berita Lainnya
1 dari 3,073

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan
Prof Dr H Ridhahani Fidzi, M.Pd menyebut program penanganan sampah tersebut sesuai dengan tema Milad ke-111 Muhammadiyah, yakni ikhtiar menyelamatkan semesta.

Tema ini cukup bagus, singkat, pendek dan hanta tiga kata, tapi maknanys sungguh dalam dan luas. “Lingkungan kita saat ini dalam kondisi yang sakit dan perlu penanganan secara serius. Pimpinan pusat Muhammadiyah sangat jitu mengusung tema ini,” ucapnya.

Ikhtiar tersebut jelasnya mencerminkan usaha nyata, dedikasi dan kerja keras dalam mencapai tujuan menyelamatkan semesta. “Itu mencakup ruang lingkup yang lebih luas dari kepedulian pimpinan pusat Muhammadiyah terhadap lingkungan,” sambungnya.

Terkait hal itu, kata Guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari ini menambahkan, Muhammadiyah Kalsel melalui Majelis Lingkungan Hidup yang diketuai Fathurrahman sudah melaksanakan sejumlah kegiatan penghijauan terhadap lingkungan. Mulai dari menanam ribuan pohon mangrove di pesisir pantai Jorong di Tanah Laut bekerjasama dengan Jorong Baru B.

“Walau pun kecil nilainya, tapi kepedulian organisasi Muhamadiyah terhadap lingkungan selalu konsisten,” tegasnya.

Ridhahani mengimbau agar masyarakat khusus warga Muhammadiyah baik itu Rumah Sakit, panti asuhan agar perkarangannya hijau supaya betul-betul menjewatahkan nilai-nilai Alquran yang perduli terhadap lingkungan.

Hadir dalam acara jumpa pers tersebut, Dr.Ir.H.Khairin Noor.MP (Wakil Ketua Muhammadiyah Kalsel),
Drs H Asrani, M.Pd (Sekretaris) dr H Meldy Muzada Elfa,Sp.PD (Wakil Sekretaris)
Ir H Maruta Saridi (Bendahara) dan H Mairijani, M.Ag (Wakil Bendahara). (ful/KPO-3)

foto

.

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya